Loading...

Memanfaatan Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak Kolono Timur Oleh : Wa Ode Afu, Sp Penyuluh Pe

Memanfaatan Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak Kolono Timur                                                                        Oleh : Wa Ode Afu, Sp                                                                                         Penyuluh Pe
MEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN TERNAKKOLONO TIMUR Oleh : Wa Ode Afu, SP Penyuluh Pertanaian, BPP Kolono Timur Hijauan merupakan bahan pakan utama bagi ternak ruminansia. Penyediaan hijauan makanan ternak (HMT) biasa dilakukan dengan penyedian HMT unggul pemanfaatan rumput lapangan atau dengan pemanfaatan limbah pertanian seperti jerami padi.Jerami merupakan limbah pertanian yang paling besar jumlahnya, akan tetapi pemanfaatannya sebagai bahan pakan ternak masih sangat terbatas karena jerami padi kurang disukai ternak, nilai proteinnya dan mineralnya rendah serta kecernaaknya pun rendah, sehingga tidak bias memberikan respon pertumbuhan yang baik. Gambar : Tanaman Padi, Jerami padi menjadi pakan ternek Pengembangan peternakan di Kecamatan kolono Timur terus dilaksanakan melalui program peningkatan populasi ternak, salah satunya adalah ternak ruminansia. Untuk mendukung program tersebut perlu daya dukung sumber pakan yang memadai, baik kualitas maupun kuantitas. Kebutuhan pakan ternak yang ada diwilayah Kolono Timur ini dipenuhi ternak dengan pemanfaatan rumput alam yang tumbuh disekitar peternakan mereka. Hanya sedikit peternak yang telah menanam rumput unggul seperti rumput gajah, sedangkan untuk ternak unggas pakan yang diberikan sebagian besar didatangkan dari luar daerah. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut diatas, salah satunya adalah dengan mencari alternative pakan penganti sehingga dapat menekan biaya produksi yang harus dikeluarkan. Gambar : tanaman hijauan sebagai pakan TernakA Pemanfaatan Limbah Pertanian Limbah pernaian, seperti jerami padi dan jerami jagung mempunyai sifat antara lain : - Kandungan Protein , kandungan Ca (calcium) dan P (pospor) rendah- Sulit dicerna karena ikatan Sellulosa, Humiselulosa dan lignin sangat kuat- Kandungan Obsalat dan Silikat tinggi sehingga dapat mengganggu penyerapan Ca. B Cara Membuat Bio silase Jeramai -. Ambil isi Rumen sapi kira- kira 1,5 kg, ambil jerami + 10 kg - Layukan jerami bila masih segar, Potong jerami dengan ukuran + 5-10 cm - Campur jerami dengan air rumen, Masukan kedalam kantong dan padatkan - Ikat kantong plastic rapat sehingga kondisinya hampa udara, Simpan selama 2-4 minggu. Tanda-tanda Bio Silase yang baik1. Warna tetap seperti aslinya. Siram jerami dengan larutan urea hingga merata.2. Angin-anginkan sebelum diberikan pada ternak.3. Berikan amonilase jerami paling banyak 50% dari jumlah pakan hijauan yang diberikan.Limbah-limbah pertanian tersebut rata-rata memiliki kandungan serat kasar yang tinggi, namun ketersedianya cukup melimpah dialam, sehingga perlu adanya pemanfaatan yang lebih lanjut dengan sentuhan teknologi yang dapat mengubah bahan baku tersebut menjadi pakan bergizi dan sumber energy bagi ternak sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Kolono Timur, Maret 2019