Ayam KUB diharapkan bisa menjadi alternatif pilihan bagi petani ayam buras agar dapat meraih keuntungan mengelola usaha ayam buras. Pastinya ayam KUB adalah ayam kampung galur baru hasil pengembangan sentuhan teknologi yang dilakukan oleh Balitbangtan merupakan hasil seleksi Balai Penelitan Ternak Ciawi. Ayam KUB dikembangkan sebagai ayam unggul penghasil telur.Pemilihan usaha ayam KUB harus sesuai tujuan pemeliharaan. Artinya pemeliharaan ayam KUB tidak bisa dipandang remeh hanya sekedar budidaya sebagaimana umumnya budidaya ayam buras lainnya..Tujuan usaha ayam KUB sebagai penghasil telur tetas prioritas utama yang harus menjadi perhatian adalah memilih kandang yang akan digunakan dan jumlah perbandingan jantan dan betina yang akan dibudidayakan, Namun akan berbeda pula jika pilihan usaha pada penghasil telur konsumsi dan tidak lagi memerlukan ayam KUB jantan. Ayam KUB Penghasil Telur UnggulUntuk menghasilkan produksi telur maksimal dianjurkan pemeliharaan ayam KUB menggunakan model sistem pemeliharaan intensif yaitu ayam KUB hidup selamanya di dalam kandang. Pemeliharaan model sistem pemeliharaan intensif akan memudahkan bagi petani melakukan manajemen pemeliharaan ayam KUB yang meliputi penggunaan kandang, pemberian pakan, pangaturan proses produksi dan waktu panen telur.Kandang yang digunakan untuk pemeliharaan ayam KUB bisa berupa kandang postal dan kandang koloni, kandang batterai dan kandang berpagar. Kandang postal atau biasa juga dikenal dengan nama kandang floor adalah kandang berlantai dasar terbuat dari tanah atau lantai semen. Lantai dasar kandang dilapisi kapur dan sekam dan selalu harus dalam keadaan kering. Ayam KUB hidup tersebar sepanjang waktu di dalam kandang postal yang dilengkapi dengan tempat pakan minum dan tempat ayam bertengger. Kandang koloni tidak berbeda dengan kondisi kandang postal, yang membedakannya hanya pada jumlah ayam KUB yang hidup dalam kandang.Kandang batterai adalah kandang panggung bertingkat dan bersekat bersekat Masing masing sekatan kandang diperuntukkan untuk 1 “ 2 ekor ayam KUB.yang dilengkapi dengan tempat pakan minumKandang berpagar merupakan jenis model kandang berpagar keliling. Ayam dilepas bebas terbatas. Di lahan kandang dilengkapi tempat pakan dan minum, lahan umbaran dan kandang istirahat tempat ayam berlindung dari panas dan hujan. Usaha Ayam KUB Penghasil Telur TetasUsaha budidaya ayam KUB penghasil telur tetas memperhitungan perbandingan jumlah ratio perbandingan ayam jantan dan betina KUB. Teknologi yang dianjurkan untuk usaha ayam KUB penghasil telur tetas menggunakan kandang postal atau floor, kandang berpagar dan kandang koloni. Ratio perbandingan jumlah ayam jantan dan betina KUB untuk kandang postal atau floor 1 : 7- 8 artinya seekor pejantan KUB mampu mengawini 7 - 8 ekor ayam KUB betina. penggunaan kandang koloni perbandingan jumlah ayam jantan dan betina KUB 1 : 5 yaitu seekor ayam jantan KUB mampu mengawini 5 ekor ayam KUB betina. Petani pengelola usaha ayam KUB penghasil telur tetas perlunya memperthatikan penyediaan replacement stock (induk pengganti) yang sangat berpengaruh pada kelanjutan pengembangan usaha penghasil telur tetas. Selain perbandingan jantan dan betina luasan kepadatan ayam dalam kandang juga harus diperhitungkan untuk kenyamanan dan keamanan ayam KUB agar tidak stress. Teknologi yang dianjurkan kepadatan ayam di kandang postal setiap satu meter dapat digunakan untuk pemeliharaan ayam KUB seekor ayam jantan dan 6 ekor ayam betina. Usaha Ayam KUB Penghasil Telur KonsumsiPola budidaya usaha ayam KUB penghasil telur konsumsi tidak membutuhkan pejantan. Teknologi yang dianjurkan untuk pemeliharaan ayam KUB penghasil telur konsumsi menggunakan kandang batterai dengan kepadatan ayam KUB dalam kandang mengacu pada pedoman ukuran minimal 450 centi meter persegi dengan luasan sekitar 15 cm x 30 cm untuk satu ekor ayam.Ada juga yang mengembangkan menjadi 750 centi meter persegi luasan sekitar 25 cm x 30 cm untuk per ekornyaPada pemeliharaan usaha ayam KUB penghasil telur konsumsi yang juga harus mendapatkan perhatian petani pengelola usaha ayam KUB penghasil telur konsumsi adalah masa induk ayam KUM menunjukkan tanda tanda ingin mengeram. Saat ayam KUB menunjukkan tanda tanda ingin mengeram dianjurkan segera memandikan induk ayam KUB agar dalam waktu 3 minggu kemudian induk ayam KUB mampu bertelur kembali. Replacement Stock ( Menyediakan Induk Pengganti )Tidak selamanya induk ayam KUB mampu menghasilkan telur, batas maksimal penggunaan induk ayam KUB sebagai penghasil telur pada umur 68 minggu maksimal umur 72 minggu sekitar 1,5 tahun. Produksi ayam KUB berumur 68 “ 72 minggu maksimal mencapai 30 % dari produksi telur yang pernah dihasilkan. Hal ini sangat merugikan bagi petani pengelola usaha ayam KUB petelur. Sebelum dilakukan pengafkiran perlu disiapkan pullet ayam KUB siap telur yang telah berumur 20 minggu. Persiapan pullet dapat dilakukan pada saat ayam induk KUB berumur 62 minggu, artinya saat ayam induk berumur 68 minggu ayam induk pengganti sudah mampu menjadi generasi penerus ayam KUB sebagai penghasil telur Priwanti “ BPPSDMP KementanSumber 1. Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor. 2010. Seri Peningkatan Manfaat Sumberdaya Genetik Ternak UsahaTani Ayam Kampung. , 2. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2016Kajian Ekonomik dan Pengembangan Inovasi Ayam Kampung Unggul Balkitbangtan ( KUB )