Loading...

MENGENAL GEJALA PENYAKIT KERDIL PISANG

MENGENAL GEJALA PENYAKIT KERDIL PISANG
Penulis : Trini Nur Cahyani , SP ( PPL BPP Trawas Kab. Mojokerto )Pisang merupakan salah satu komoditas buah-buahan di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Beraneka jenis pisang dapat dijumpai, seperti Pisang Ambon, Pisang Raja Nangka, Pisang Emas dan lainnya. Pisang tersebut dijual sebagai oleh-oleh dalam bentuk buah atau diolah sebagai kripik. Dalam praktek budidayanya, banyak petani yang menanam pisang di area kebun, tegalan atau sekitar sawah. Terkadang, masyarakat juga menanam pisang hanya sekedar tanam tanpa memperhatikan praktik budidaya yang benar, sehingga ketika terlihat ada gejala serangan hama maupun infeksi penyakit, mereka tidak terlalu memperdulikan apakah penyakit tersebut dapat merugikan atau dapat menyebar ke tanaman pisang lainnya.Salah satu penyakit yang sering dijumpai pada pisang dan jarang menjadi perhatian adalah Penyakit Kerdil Pisang yang disebabkan oleh infeksi Banana Bunchy Top Virus. Ciri-ciri Pohon Pisang yang terinfeksi oleh virus ini adalah daun muda tampak lebih tegak, pendek, lebih sempit dan tangkainya lebih banyak dari pohon pisang normal. Daun menguning dan menjadi rapuh/mudah patah. Tanaman terlambat pertumbuhannya dan daun-daun membentuk roset pada ujung batang palsunya. Virus ini, dapat dengan mudah ditularkan oleh vektor kutu Pentalonia nigronervosa.Pengendalian virus ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:Pengendalian berdasarkan teknik budidaya:Gunakan bibit yang sehat bebas dari BBTV (kalau memungkinkan gunakan bahan perbanyakan hasil kultur jaringan).Jangan menanam bonggol, anakan atau bibit dan membawa tanah dari daerah yang sudah terinfeksi penyakit BBTV.Sanitasi kebun dari tanaman inang kutu seperti Heliconia sp, Canna sp dan Musa textillis.Pengendalian secara mekanis:Pengendalian secara mekanis dilakukan dengan melakukan eradikasi tanaman terserang dengan membongkar dan membakarnya, untuk tanaman dalam rumpun, tanaman dimatikan dengan suntikan minyak tanah sebanyak 5 cc.Pengendalian secara kimiaPengendalian secara kimia ditargetkan untuk memberantas vektor. Pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida sistemik terutama pada tanaman di pembibitan. Dengan mengetahui jenis-jenis patogen pada pisang, diharapkan masyarakat dapat mengetahui gejala-gejala yang terjadi pada pisang yang terinfeksi sehingga, meskipun tanaman pisang ditanam di pekarangan hanya sebagai tanaman pelengkap ataupun penghias, tanaman tetap dapat tumbuh dengan baik dan tidak menjadi sumber sebaran patogen pada tanaman-tanaman lainnya.Sumber : Suhartanto MR, Sobir, Herti H. 2012. Buku Ajar Teknologi Sehat Budidaya Pisang: Dari Benih Sampai Pasca Panen. Bogor (ID): Pusat Kajian Hortikultura Tropika, LPPM-IPB.Sumber gambar: https://www.daf.qld.gov.au/__data/assets/image/0003/170436/7235-Jeff-Daniells-BBTV.jpg