Loading...

Produksi Tanaman Pangan Meningkat Dengan Tumpang Sari

Produksi Tanaman Pangan Meningkat Dengan Tumpang Sari
PRODUKSI TANAMAN PANGAN MENINGKAT DENGAN TUMPANG SARI Oleh : Paulus Anda Ritta,S.TP . BPP Moramo Koordinator BPP Moramo Laida Mustari S.TP menyatakan tahun ini pihaknya mempunyai beberapa program kerja terobosan untuk mencapai produsi tanaman pangan, Salah satu pengembangan pola tanam tumpang sari padi-jagung dan kedelai-jagungdengan sistim tanama rapat. Pola tumpang sari menjadi cara efektif untuk meningkatkan produksi (produktivitas) tanaman pangan, pola tanam tersebut memiliki nilai plus dan minus tersendiri, pola tanam memiliki arti penting dalam sistim produksi. . Gambar : Pola tumpang Sari tanaman jagung-kedelai di Moramo La Ida menyebutkan pola tumpang sari dikembangkan, pola tanam ini berarti memanfaatkan dan memandukan berbagai komponen yang tersedia (agroklimat,tanah,tanaman,hama dan penyakit, dilakukannya adalah untuk mendapatkan antar padi-jagung dan kedelai-jagung bisa diminimalisir ujarnya di BPP Moramo. .La Ida menjelaskan pola tumpang sari juga bisa menjadi salah satu resiko kegagalan antisipasi panen, contoh lanjut dia menjelaskan, jika tanaman padi gagal, penyangganya jagung dan kedelai, Kelebihan tumpang sari (kedelai-jagung) lainnya, adalah tanaman kedelai bisa menjadi refugia atau tanaman tempat bersarangnya musuh hama wereng yang selama ini menyerang tanaman padi. La Ida menjelaskan pola tumpang sari ini sudah di uji cobakan diarea lahan BPP Moramo dan di desa Sumber Sari, dan terbukti efektif. Oleh karena itu sebagai koordinator BPP akan lebih memacu lagi di tahun mendatang. Petani di kecamatan Moramo masih punya peluang mengenjot produksi dengan pola tanam tersebut. Sehingga dapat memitigasi alih pungsi lahan terutama akibat pembangunan insfratruktur dan Pertambangan. Gambar: Pengembangan pola tumpang sari jagung �kedelai dan padi-sayuran Pengembangannya kami akan arahkan untuk lahan sawah pada musim kemarau dan pada lahan kering pada musin hujan. Kami ingin kecamatan Moramo padi-jagung dan jagung-kedelai, lahan tetap terjaga dan tanaman dapat tumbuh subur dan produktif