Loading...

“FULL” ORGANIK BERHARAP DONGKRAK PRODUKSI PADI DI KAB. PASAMAN

“FULL” ORGANIK BERHARAP DONGKRAK PRODUKSI PADI DI KAB. PASAMAN
Di dukung oleh cuaca yang cukup bersahabat untuk berkumpul di lahan persawahan jorong Aia Sirah Nagari Panti Timur Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman dilakukan penanaman perdana tanam padi dengan pola organik dan jajar legowo 2;1. Penanaman padi organik ini dilakukan serentak di 10 titik di Sumatera Barat pada masing-masing kodim pada wilayah korem 032/wirabraja dalam rangka ulang korem 032/wirabraja yang ke 30 tahun. Tanam padi organik yang dihadiri oleh muspida Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat di buka langsung oleh Bupati Pasaman Bapak Benni Utama, dalam sambutannya mengatakan bahwa "teknologi yang digunakan ini harus ditiru oleh para pelaku pertanian karena teknologi yang diterapkan pada lahan ini merupakan teknologi yang telah dikembangkan di Pulau Jawa dan telah teruji, para pelaku yang saya maksud adalah petani, petugas dan para pihak yang peduli dengan pertanian khususnya padi sawah". Lebih jauh beliau dalam sambutannya menjelaskan bahwa "Kabupaten Pasaman merupakan salah satu lumbung pangan padi Sumatera Barat dan juga untuk menopang kebutuhan beras di kabupaten sekitarnya termasuk Pasaman Barat serta Propinsi Sumatera Utara dan Riau, seperti Madina dan pekanbaru. Untuk Nagari Panti dan Nagari Padang Gelugur merupakan sentra produksi padi di Kabupaten Pasaman, masyarakatnya sangat mengandalkan penghasilan padi untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya. Saat sekarang ini Pemda Kabupaten Pasaman sedang gencar-gencarnya mempromosikan kembali "Bareh Pasaman" yang dulu sangat dikenal. Sekarang beras yang berasal dari Pasaman sudah dilabelkan dengan beras yang berasal dari daerah lain yang tentunya sangat merugikan masyarakat pasaman", Pada kesempatan ini Bupati Pasaman mengajak para pelaku usaha di bidang Pertanian khususnya beras untuk bersama-sama melabelkan beras yang berasal dari Pasaman sebagai "Bareh Pasaman", jangan lagi dijual dan dilabelkan dari daerah lain.Acara tanam padi serentak yang diadakan pada tanggal 29 Januari 2015 ini dihadiri sekitar 700 orang yang terdiri dari kontak tani di sekitar nagari panti dan nagari padang gelugur, penyuluh pertanian, pelaku usaha pertanian, muspida Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Camat se Kabupaten Pasaman, para babinsa di kodim 0305 pasaman serta Ormas Jaringan Komunitas Masyarakat Peduli Pertanian Perikanan dan Peternakan (JKMP4) Kabupaten Pasaman dan Pasman Barat. Dalam sambuatan Komandan Kodim 0305 Pasaman NBS Situmeang SE meyampaikan bahwa "kegiatan ini merupakan demonstrasi plot yang dilakukan oleh kodim 0305 pasaman dengan ormas JKMP4 Pasaman untuk membantu pemerintah daerah melakukan percepatan swasembada beras yang ditargetkan oleh pemerintah dalam 2 tahun" Pada demplot yang dilakukan ini teknologi organik yang semua bahannya bisa diperoleh disekitar pemukiman masyarakat, untuk pemupukan dilakukan murni dengan mendatangkan pupuk kandang, untuk pengendalian hama tanaman dilakukan dengan mengguna ramuan obat hama (roma) dan penyakit tanaman dilakukan dengan menggunakan ramuan obat tanaman (rotan). Dengan menggunakan pola pertanian organik ini diharapkan dapat meningkatkan produktifitas lahan dan menghasilkan padi yang sehat dan siap untuk dikonsumsi. --- Prasetyo ---