BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG Jagung merupakan tanaman pangan kedua setelah padi. Namun sampai saat ini untuk memenuhi kebutuhan akan jagung kita masih harus mengimpor dari luar negeri karena produksinya belum mencukupi. Padahal ketersediaan lahan budidaya masih luas. Untuk menghasilkan produksi jagung yang tinggi diperlukan teknik budidaya jagung yang tepat.Seperti halnya kelompok tani yang ada di Desa Datah Kotou Kecamatan Tanah Siang Selatan, pada masa tanam bulan Okmar (antara bulan Oktober sampai dengan bulan Maret) disamping menanam padi hampir semua anggota kelompok tani maupun masyarakat setempat yang berladang mereka menanam padi sekaligus menanam jagung dengan cara tumpang sari.Sambil menunggu masa panen padi petani bisa panen jagung terlebih dahulu. Budidaya Tanaman jagung sangat jelas sekali, mengingat tanaman jagung ini merupakan golongan tanaman pokok di beberapa Daerah di Indonesia. Untuk budidaya tanamannya pun tidak sulit jika kita tanam di kebun. Konsumsi buah jagung hampir semua orang pernah merasakannya , olahan buah ini sangat banyak sekali dan sering kita jumpai seperti membuat jagung susu kedelai, dan jenis olahan lainnya. Yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman jagung adalah:1. Tempat bertanamDi Indonesia, jagung dapat ditanam di dataran rendah maupun tinggi. Lahan tempat bertanam akan berpengaruh terhadap perencanaan tanam. 2. BenihBenih sebagai bahan utama atau modal pokok dalam budidaya jagung juga harus dipersiapkan. benih yang diperlukan biasanya dikaitkan dengan tujuan dan perencanaan penanaman, kita tidak perlu repot membuat atau memilih benih yang diinginkan. Kita bisa mendapatkan bibit yang bagus di toko- toko Pertanian, mereka menyediakan bibit seperti bibit jenis hibrida, jagung manis atau jenis bibit yang lainnya. 3. Alat dan Tenaga KerjaManusia turut campur tangan dalam usaha penanaman hingga berproduksi, maka pencurahan tenaga memiliki arti penting di dalam proses budidaya jagung. Jumlah tenaga yang dibutuhkan bisa digantikan dengan alat atau mesin untuk mengintensifkan kerja Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan dalam budidaya tanaman jagung adalahsebagaiberikut :1.Pengolahantanah Mengolah tanah untuk media pertanaman dilakukan dengan cara membalik tanah dan memecah bongkah tanah agar diperoleh tanah yang gembur sehingga keadaan aerasi dapat diperbaiki. lahan merupakan syarat yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman jagung, hal ini menentukan dalam pertumbuhan jagung yang akan kita tanam.pastikan tanah yang akan ditanami jagun gharus benar “ benar subur dan mengandung unsur hara yang banyak.pH yang sesuai untuk jagung 5,6 “ 7,5.pastikan tanah yang disekitar kita terpenuhi, dan jika anda baru membuka lahan maka pupuk dan lahan harus kita lakukan terlebih dahulu. Lihat dulu kesuburan tanah yang kita miliki jika dirasa memang kekurangan unsur hara dan tidak terdapat humus maka kita harus membuat bedengan dan tebarkan pupuk kandang pada lahan. Kondisi yang paling sesuai untuk menanam jagung pada kondisi tanah sedang lembab, tidak terlalu becek dan tidak terlalu kering. Biasanya petani lokal menggunakan jarak tanam antara 100 cm x 40 cm dan berikan 2 biji pada satu lobang tanam, dan untuk kedalaman lubang tanamnya kita bisa menggunakan 3 “ 5 cm. 2.Penanaman Jagung ditanam untuk diambil hasilnya. Oleh karena itu penanaman jagung perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harapan produksi yang akan diperoleh. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan antara lain:- waktu tanam : pada kondisi tanah sedang lembab , tidak becek dan tidak kering .- jarak tanam :100 cm x 40 cm 3.Perawatan dan Pemupukan Seperti tanaman budidaya yang lain, jagung juga perlu dirawat dan dipupuk supaya hasil panennya maksimal. Perawatan tanaman jagung bisa berupa membuang tanaman gulma yang ada di sekitar tanaman jagung, irigasi yang baik, serta pemberian pupuk sesuai kebutuhan. Taburkan beberapa pupuk kandang dan berikan nutrisi pada tanaman. 4. Penentuan waktu panen Hasil panen jagung tidak semua berupa jagung tua atau matang fisiologis, tergantung dari tujuan panen. Usia tanaman jagung yang akan kita panen biasanya tergantung pada konsumen, disarankan pemanenan jagung jangan terlalu lama , jika hal ini terjadi maka banyak biji akan menjadi rusak. Penentuan waktu panen untuk jagung tergantung dari jenis jagung yang ingin didapatkan, yaitu baby corn, jagung untuk sayur/rebus, dan biji kering, hal lain yang bisa anda lakukan yaitu dengan mengecek kematangan biji jagung, kupas saja jagung yang ada dengan melihat bijinya saja jika memang sudah dirasa pas dan dikehendaki maka kita bisa melakukan pemanenan.