Loading...

Pemupukan Berimbang pada tanaman jagung

Pemupukan Berimbang pada tanaman jagung
Penerapan sistem tanam TOT memiliki efisiensi waktu 15-20 hari bahkan 30 hari dibanding sistem tanam OTS. Dengan demikian penerapan sistem TOT pada jagung sangat efektif diterapkan pada daerah bercurah hujan pendek. Mempercepat waktu tanam jagung segera setelah panen padi pada lahan sawah tadah hujan dapat memanfaatkan sisa air tanah sehingga menghemat biaya pengairan. Penerapan teknologi tanpa olah tanah mematikan rumput (gulma) tidak dengan pengolahan tanah melainkan dengan menggunakan herbisida sistemik. Dengan demikian tekstur tanah tidak terganggu dan kelembaban tanah lebih stabil mendukung pertumbuhan tanaman A. Pemupukan Bersamaan Tanam (Pupuk Dasar). Pemupukan bersamaan tanam (Pupuk Dasar) dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tanaman terhadap serangan hama lalat bibit dan penyakit bulai. Berikan Pupuk Dasar : NPK 15:15:15 = 200-300 Kg/Ha. Letakkan pupuk dengan jarak 5 cm disamping lubang benih Dosis pupuk yang diletakkan : 6 gram/lubang Pemupukan bersamaan tanam dapat juga di lakukan dengan cara mencampur dari 3 jenis pupuk dengan rincian pupuk dan kebutuhan perhektarnya sebagai berikut : UREA : 150 Kg/Ha, kebutuhan perlubang tanaman = 2 gram/lubang tanaman.TSP48% : 175 Kg/Ha, kebutuhan perlubang tanaman = 2,5 gram/lubang tanaman.KCL : 75 Kg/Ha, kebutuhan perlubang tanaman = 1,5 gram/lubang tanaman. Total pemakaian pupuk dengan cara mencampur dari ketiga jenis pupuk diatas kebutuhan perhektarnya adalah 400 Kg/Ha dengan kebutuhan perlubang tanaman 6 gram. B. Pemupukan Susulan PertamaTanaman Umur 25 - 30 Hari.Lakukan pemupukan susulan pertama dengan : UREA = minimal 200 Kg/Ha.Letakkan pupuk dengan jarak 10 cm disamping tanaman dan tutup dengan tanah.Dosis pupuk yang diletakkan : 5 gram/lubang tanaman.Lakukan penyiangan dan pembumbunan.Berikan pengairan secukupnya.Apabila timbul gejala hama/penyakit, semprotlah dengan menggunakan pestisida menurut anjuran. C. Pemupukan Susulan KeduaTanaman Umur 40 - 45 Hari.Lakukan pemupukan susulan kedua dengan : UREA = 200 Kg/Ha.Letakkan pupuk dengan jarak 15 cm disamping tanaman dan tutup dengan tanah.Dosis pupuk yang diletakkan : 5 gram/lubang tanaman.Lakukan penyiangan dan pembumbunan hingga akar semu tertutup oleh tanah.Berikan pengairan lebih banyak pada saat pembungaan dan pengisian biji.Bebaskan tanaman dari gulma selama masa pertumbuhan sampai menjelang panen. Pengendalian manual yang biasa dilakukan adalah : - Pengendalian gulma/rumput dilakukan Pada saat tanaman jagung berumur 30 hari setelah tanam. -Pengendalian gulma sebaiknya dilakukan dengan cara herbisida. Aplikasi penyemprotan dilakukan pada sela-sela tanaman jagung dan dihindari terkena langsung dengan tanaman jagung (dianjurkan memberi sungkup pada nozzle).