Loading...

“SRI – LEGOWO YANG MAKIN CANTIK”

“SRI – LEGOWO YANG MAKIN CANTIK”
"SRI – LEGOWO YANG MAKIN CANTIK" Bapak penyuluh, " Apa yang dimaksud dengan SRI - LEGOWO itu?. Apakah itu nama seorang gadis ? Pertanyaan ini terlontar saat Farmers Field Day ( FFD) kegiatan demfarm padi sawah di Kelurahan Bokasape – Kecamatan Wolowaru. Petani peserta yang satu ini kebetulan bukan anggota keompok pelaksana Demplot Padi Sawah Kegiatan Peningkatan Kapasitas BP3K sebagai Posko Pelaksanan Pembangunan Pertanian. Farmers Fiel Day (FFD) dilakukan pada saat pengambilan ubinan padi sawah melalui sistem Jajar Legowo pola tanam Sri. Varietas padi yang digunakan adalah Inpari-6 yang memiliki rasa nasi pulen. Bibit ditanam tanggal 25 Agustus 2014 sedangkan pengambilan ubinan pada tanggal 11 Desember 2014. Umur padi pada saat pengambilan ubinan adalah 106 HST. Ubinan diambil secara acak pada tiga tempat dengan rata-rata adalah 8,96 ton/Ha. Bibit padi ditanam 1 -2 bibit perlubang tanam, anakan produktip 30 – 32 anakan. Hasil ini menunjunkan teknologi jajar legowo 2.1 memberikan peningkatan hasil rata-rata 2 - 3 ton perhektar dari kebiasaan petani pada umumnya. Ternyata Sri legowo memang makin cantik, kata sang petani… Kegiatan FFD diikuti oleh Kabid. SDM Arcandius Payong, SP, (P2K dana dekon Kab. Ende), Camat Wolowaru, Petugas Pengamat Hama Kecamatan, Koordinator dan Penyuluh se BP3K Wolowaru, Para ketua kelompok se Kelurahan Bokasape yang tergabung dalam Gapoktan Sa Ate serta yang agak spesial kebetulan di hadiri juga oleh Bapak Yusuf Darwin, ST ,admin simluh dan cyber pusat. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih berlimpah pada para petani yang dengan semangat kerja keras dan kebersamaan dalam kelompok telah berhasil meningkatkan produksi. Sebagai ujung tombak pembangunan pertanian peran petani sangat mulia. Tidak lupa beliau menyampaikan apresiasi pada para penyuluh yang telah mendampingi dan membimbing para petani. Penulis : Mohamad Thamrin (admin Cyber Ende)