GEJALA DAN PENYEBAB HAMA PENYAKIT ALPUKAT: DAN CARA PENGENDALIANNYA
PENDAHULUAN Hama dan Penyakit tanaman merupakan musuh besar bagi semua jenis tanaman, tak terkecuali dengan tanaman alpukat. Serangan hama dan penyakit pada tanaman alpukat dapat menyebabkan pertumbuhan alpukat menjadi terhambat hingga menyebabkan kematian. Untuk itu, perlu penanganan dalam mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman alpukat agar terhindar dari kerusakan tanaman yang mengakibatkan kerugian. Upaya melakukan pengendalian hama penyakit terlebih dahulu mengetahui jenis hama dan penyakit yang menyerang pada tanaman alpukat agar tepat dalam melakukan penanganan. Berikut ini jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman alpukat beserta cara pengendaliannya. A. HAMA MENYERANG TANAMAN ALPUKAT 1. Ulat Kupu-Kupu Gajah (Attacus Atlas L.) Hama yang pertama adalah ulat kupu-kupu gajah atau nama latinnya adalah Attacus atlas L. Bila telah berubah menjadi kupu-kupu maka lebar sayapnya bisa mencapai 25 cm. Ulat ini berwarna hijau ditutupi warna putih seperti tepung. Terdapat duri dalam dagingnya serta memiliki panjang hingga 15 cm. Gejala Serangan Gejala serangan ulat kupu-kupu gajah pada tanaman alpukat bisa dilihat dari daun pohon alpukat. Daun alpukat tidak akan utuh seperti ada bekas gigitan. Biarpun begitu tidak akan ditemukan kepompong yang menggantung. Jika terjadi serangan hebat maka daun pohon akan ludes termakan habis namun tanaman tetap hidup. Penyebab Penyebab hama ulat kupu-kupu gajah adalah kurangnya predator. Cuaca yang ekstrim juga bisa menjadi alasan meningkatnya populasi hama ini pada tanaman alpukat. Cara Mengatasi Lima siung bawang dicampur dengan misa dan 50 ml minyak sayur serta sedikit air.Semprotkan larutan tersebut ke pohon alpukat hingga 3 hari maka ulat kupu-kupu gajah akan segera mati. 2. Tungau Merah (Tetranychus Cinnabarinus Boisd) Memiliki nama latin Tetranychus cinnabarinus Boisd atau tungau merah juga menjadi salah satu hama tanaman alpukat.Hama ini memiliki ciri berwarna merah tua untuk betina dan hijau kekuningan untuk jantan. Pada bagian kaki dan mulutnya terdapat bercak hitam. Sementara ukurannya sendiri berkisar 0.5 mm. Gejala Serangan Daunnya yang mudah layu dan rontok. Permukaan daun akan berbintik kuning lalu berubah menjadi merah tua. Pada bagian bawah permukaan daun akan terlihat anyaman benang yang halus dari si tungau. Penyebab Pada kondisi kekeringan tungau merah mudah sekali menyerang tanaman. Cara membasmi Menggunakan ekstrak ketumbar dengan hancurkan 200 biji ketumbar lalu tambahkan 2 liter air kemudian semprotkan ke seluruh bagian tanaman pada pagi hari. 3. Ulat kipat (Cricula trifenestrata Helf) Ulat kipat dikenal gemar menyerang tanaman buah-buahan. Panjang tubuh ulat kipat berkisar 6 cm. Bagian kepala dan ekornya berwarna merah menyala. Tubuhnya juga dipenuhi bulu halus. Gejala Serangan Daun pohon alpukat juga banyak yang berlubang atau tidak utuh karena dimakan oleh ulat kipat. Penyebab Faktor cuaca yang ekstrim menjadi penyebab utama hama ini muncul. Ekosistem yang tak stabil mendukung hadirnya ulat kipas pada tanaman alpukat. Cara Mengatasi Untuk mengendalikan hama ulat kipat bisa menggunakan ekstrak daun pepaya. Cara mengolahnya ialah dengan merendam 50 gram irisan daun pepaya kedalam 100 ml air. Rendam hingga 24 jam kemudian peras dan saring. Tambahkan larutan ini kedalam 2-3 liter air lalu semprotkan ke tanaman yang terkena hama ulat kipat. Jika ingin memakai bahan kimia bisa pula menggunakan insektisida yang mengandung bahan monokrotofos atau sipermetrin. Dosisnya hanya 1.3 cc per liternya dan semprot ke bagian tanaman yang ada ulatnya. 4. Aphis Gossypii Glov/A. Cucumeris, A. Cucurbit/Aphis Kapas Aphis gossypii Glov atau kutu daun. Ciri fisiknya ialah berwarna hijau hingga hitam atau kuning kecoklatan. Hewan ini bisa mengeluarkan embun madu bercampur cendawan jelaga. Jelaga ini juga yang mengundang semut untuk datang. Gejala Serangan Gejala serangannya terlihat dari warna daun yang berubah menjadi kehitaman. Selain itu Aphis gossypii Glov juga mengganggu pertumbuhan tanaman alpukat. Tanaman alpukat pun menjadi kerdil. Penyebab Penyebab munculnya kutu daun karena hewan ini memang tertarik dengan warna khususnya orange, kuning, biru violet dan hijau yang dipantulkan daun. Kutu daun juga kerap menghinggapi tanaman cabai karena warna cabai yang merah merona. Cara Mengatasi Hama jenis ini bisa dibasmi dengan ekstrak cabai merah. Cara pembuatannya bisa dengan menyiapkan 4 mangkuk cabai merah ditambah 30 gram detergen., mendidihkan cabai selama 20 menit lalu tambahkan 3 liter air. Dinginkan terlebih dahulu baru kemudian tambahkan detergen lalu semprotkan ke tanaman. Semprotkan setiap pagi dan sore hari hingga hama tanaman menghilang. 5. Kutu Dompolan Putih (Pseudococcus Citri Risso)/Planococcus Citri Risso Hama ini memiliki bentuk tubuh elips warnanya coklat kekuningan terkadang merah orange yang ditutupi warna putih tepung. Ukurannya bisa sekitar 3 mm dan terdapat benjolan pada bagian tepi tubuh hingga 14-18 pasang. Gejala Serangan Gejala serangan hama ini bisa terlihat pada perkembangan tanaman yang semakin kurus. Bagian tangkai buah, daun, bunganya akan terlihat pucat. Lama-kelamaan bagian tanaman akan tertutup hama berwarna putih dan mengering. Penyebab Hama ini memiliki ketertarikan seperti kutu daun. Saat musim kemarau tiba jumlah serangga ini akan jauh meningkat pesat. Cara Mengatasi Dengan menggunakan insektisida berbahan karbaril, formotion, monocrotophos atau dimetoat Menggunakan ekstrak jahe yang ditambahkan air dan detergen larutan ini kemudian disemprotkan ke tanaman. 6. Codot (Cynopterus sp) Hama ini akan memanjat pohon kemudian menuju buah alpukat yang telah masak untuk dimakan. Gejala Serangan Gejala serangan daging buah alpukat yang banyak berlubang. Biasanya buah yang diserang adalah buah yang tua atau masak di pohon. Penyebab Penyebab datangnya codot karena aroma buah alpukat yang memikat. sangat menyukai buah-buahan dan gemar mengkonsumsinya. Cara Mengatasi Dengan menakut-nakuti codot memakai kincir angin yang diberi peluit. Codot akan terganggu dengan suara peluit dari kincir angin. 7. Lalat buah Dacus (Dacus dorsalis Hend.) Lalat buah dacus yang juga gemar menyerang alpukat. Ukuran hama ini berkisar 6 – 8 mm dengan bentangan sayap 5 – 7 mm. Warna dadanya coklat dengan bercak putih atau coklat. Larva hewan ini jika masih muda berwarna putih dan berubah kekuningan serta memiliki panjang tubuh 1 cm. Gejala Serangan Buah alpukat telihat benjolan atau bintik hitam pada permukaan buah. Hal ini terjadi karena hama lalat tersebut menusukan buah sebagai lokasi meletakan telurnya. Bagian dalam buah alpukat yang diserang hama ini nantinya akan busuk karena dimakan larva. Penyebab Lallat buah hinggap dan menusukan belalainya sebagai sumber makanan tapi juga sarang telur lalat ini. Cara Mengatasi Untuk mengendalikan hama ini bisa dengan menyemprotkan insektisida maupun memakai obat organik. Kamu bisa menggunakan ekstrak selasih maupun minyak citronella. Caranya rajang 50 gram daun selasih lalu rendam sehari semalam. Saringlah kemudian tambah detergen dan aduk merata. Semprotkan cairan ini pada bagian tanaman setiap pagi atau sore hari 8. Kumbang bubuk cabang (Xyleborus coffeae Wurth / Xylosandrus morigerus Bldf) Kumbang bubuk cabang memiliki nama latin Xyleborus coffeae Wurth / Xylosandrus morigerus Bldf. Ciri dari kumbang ini terlihat dari warnanya coklat tua. Sementara ukurannya 1.5 mm dan bila dalam bentuk larva akan berwarna putih dengan panjang 2 mm. Gejala Serangan Cabang atau ranting tanaman ada lubang yang menyerupai terowongan dalam ranting tersebut. Lambat laun terowongan ini akan semakin besar sehingga makanan untuk pohon alpukat tidak tersalurkan dengan baik. Alhasil lambat laun daun akan mulai layu dan ranting pohon akan mati. Penyebab Kumbang jenis ini memang suka sekali menghinggapi pepohonan termasuk pohon alpukat. Apalagi hama ini sering menyerang pohon yang masih muda sehingga mudah sekali tanaman alpukat mati karena kumbang bubuk cabang. Cara Mengatasi Dalam pengendaliannya salah satu cara agar tak tersebar ialah dengan membakar maupun memangkas cabang/ranting yang terserang. Kamu juga bisa menggunakan insektisida berbahan aktif seperti asefat atau diazinon. Gunakan dosis 0,5-0,8 gram/liter dan Diazinon 60 EC dosis 1-2 cc/liter untuk menyemprot tanaman yang terkena hama. 9. Belalang Daun Belalang daun yang bisa menjadi hama tanaman alpukat. Belalang daun memiliki kemampuan untuk berkamuflase sehingga tidak mudah dikejar oleh predator. Bagian tubuhnya berwarna hijau dengan bercak kekuningan. Gejala Serangan Tanaman yang diserang hama ini akan memiliki daun yang berlubang. Daun alpukat akan dimakan secara terus menerus hingga habis. Penyebab Penyebab adanya belalang daun karena merupakan sumber habitat dan makanan dari hama ini. Cara Mengatasi Menghadirkan beberapa burung sebagai predatornya. Lepaskan beberapa burung untuk memangsa belalang daun pada waktu tertentu. B. PENYAKIT TANAMAN ALPUKAT 1. Busuk Buah Gejala serangan Ditandai dengan bercak coklat yang tidak teratur pada pangkal buah yang menjalar ke bagian buah. Kulit buah juga akan muncul benjolan kecil. Penyebab Adanya jamur bernama Botryodiplodia theobromae pat. Yang menyerang saat permukaan buah memiliki luka. Cara mengatasinya Dengan menggunakan bubur Bordeaux dengan dosis 2-2,5 gram/liter. 2. Antraknosa Gejala serangan semua bagian tanaman kecuali akar berkarat Penyebab: timbulnya Jamur Colletotrichum gloeosporioides (Penz.) sacc. Cara mengatasinya bisa dengan memangkas ranting dan cabang yang mati. 3. Busuk Akar Dan Kanker Batang Gejala serangan terlihat pada pertumbuhan tanaman yang terganggu hingga kematian. Penyebab: adanya Jamur Phytophthora yang hidup disekitar area tanah dimana tanaman ini ditanam Cara mengatasinya dengan membongkar tanaman yang terserang dengan tanaman yang baru. 4. Bercak daun atau bercak coklat Gejala serangan dimulai dengan permukaan daun berubah menjadi bercak coklat muda dengan tepi cokelat tua di permukaan daun. Selanjutnya akan muncul bintik-bintik kelabu. Penyebab: karena ada cercospora purpurea Cke atau Pseudocercospora purpurea(Cke.) Deighton. Cara mengatasi: lakukan penyemprotan fungisida Masalgin 50 WP dengan dosis 1-2 gram/liter. 5. Penyakit Jamur Gejala serangan dimulai dengan munculnya jamur pada bagian tanaman Penyebab: timbulnya jamur akibat drainase yang jelek Cara mengatasi: perbaikan drainase dan pindahkan tanaman ke tempat baru Penyusun : Dede Rohayana (Penyuluh Pertanian BSIP Lampung) Referensi : Berbagai Sumber