Agam sabet juara umum lomba kepenyuluhan tingkat Sumatera Barat. Lomba yang diselenggarakan oleh Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bakoorluh) Propinsi Sumatera Barat ini mempertandingkan sembilan cabang kategori penilaian. Dari sembilan cabang kategori penilaian yang diperlombakan, Agam mengikutsertakan tujuh peserta di tujuh kategori dengan hasil yang sangat memuaskan dimana enam peserta berhasil mendapatkan peringkat. Yenni, SP penyuluh Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) wilayah Nagari Salo dan Kotobaru Kecamatan Baso ini berhasil menjadi yang terbaik ditingkat propinsi serta berhak menyandang prediket sebagai penerima penghargaan tingkat nasional. Demikian juga dengan UPT Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Kecamatan Matur yang tampil sebagai terbaik propinsi dan nasional pada kategori Balai Penyuluh Kecamatan (BPK) berprestasi. Tiga kategori lainnya seperti penyuluh perikanan PNS terbaik menempati peringkat kedua yang disandang oleh Hilda Darwin, S.Pi yang berwilayah kerja di Kecamatan Lubuk Basung. Kategori petani berprestasi oleh Wirman, Z dari Nagari Balaigurah Kecamatan Ampek Angkek, serta kategori Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) berprestasi oleh Gapoktan Sinar Salo Nagari Salo Kecamatan Baso. Selain itu, dari tenaga penyuluh pertanian PNS turut menyumpangkan prestasi dengan menempati posisi ketiga terbaik tingkat propinsi oleh Evi Susanti, SST yang bertugas di Kecamatan Lubuk Basung. Sesuai dengan surat Kepala Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan nomor 521.2/488/TAN/Setluh/VII-2015, Kabupaten Agam menjadi yang terbaik sekaligus menjadi juara umum dalam penilaian ketenagaan dan kelembagaan pertanian, perikanan dan kehutanan tahun 2015 dengan menyisihkan kabupaten/kota lainnya di Sumetara Barat. Selaku Kepala Sekretariat Bakoorluh Propinsi Sumatera Barat, Ir.Yeflin Luandri, M.Si, memberikan tenggat waktu kepada seluruh pemenang lomba untuk mempersiapkan diri jelang penyerahan penghargaan. "untuk pemenang pertama tingkat propinsi Sumatera Barat yang juga sekaligus sebagai penerima penghargaan tingkat Nasional diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara dan sekaligus mendapatkan kesempatan mengikuti upacara bendera 17 Agustus mendatang," ungkapnya dihubungi via telpon. "sementara bagi pemenang kedua dan ketiga diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat pada waktu yang sama usai upacara bendera 17 Agustus Kegubernuran," tambahnya. Dihubungi terpisah, Yenni, SP sampaikan keharuan dan kesyukurannya atas torehan yang diraih. Menurutnya prestasi yang diraih saat ini merupakan buah kerja keras jajaran penyuluh sejak dari kabupaten hingga ke kecamatan serta yang tak kalah penting peran serta aktif masyarakat Salo dan Koto Baru dalam memajukan dunia pertaniannya. Kepala UPT BP4K2P Kecamatan Matur, Lukman SP juga menyampaikan hal senada. Pembinaan kelembagaan dan SDM selama ini oleh BP4K2P memberi andil besar terhadap seluruh UPT BP4K2P di Kabupaten Agam. Semua berpacu memberikan yang terbaik bagi masyarakat tani diwilayahnya. Tidak hanya sekedar berpacu menjadi yang terbaik, namun kondisi ini menunjukan bukti keberhasilan Pemerintah Kabupaten Agam khususnya Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Kabupaten Agam bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait Dipetahornak, Dishutbun dan Dinas Kelautan dan Perikanan mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Agam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Agam yang telah dibangun sejak lima tahun lalu hingga sekarang "Agam Menyemai" membuktikan hasilnya dengan torehan prestasi yang diraih. Selaras dengan hal tersebut, kepenyuluhan turut memberi bukti terhadap keseriusan pemerintah Kabupaten Agam dibawah kepemimpinan Indra Catri Dt Malako Nan Putiah yang selalu fokus dan konsern terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khusus lingkup dunia pertanian. "Sebagai garda terdepan, suskesnya berbagai program dan kegiatan pemerintah, penyuluh selalu mendapatkan perhatian lebih dari Sang Bupati. Selain peningkatan mutu dan kualitas sumber daya penyuluh, pemenuhan berbagai sarana dan prasarana penyuluhan juga dilakukan," ungkap Monisfar, S.Sos Ka. BP4K2P Agam. Saking dekat dan kuatnya jalinan silaturrahmi antara penyuluh dengan Bupati Agam, Indra Catri mendapatkan gelar istimewa dari penyuluh sebagai "Bupatinya penyuluh" Menurut Monisfar, penyuluh Agam telah berbuat dengan maksimal. Dedikasi tinggi terhadap masyarakat ini hendaknya menjadikan penyuluh mendapatkan tempat ditengah-tengah masyarakat. Mengingat tugas dan fungsi mulia yang dijalankan selama ini memberikan, pembinaan kelompok tani serta kelembagaannya menjadi ujung tombak kegiatan penyuluh. Penyuluh dan petani terus didorong untuk meningkatkan kinerja dengan semangat berinovasi dan berkreatifitas tiada henti. "Secara perlahan dan pasti upaya-upaya yang telah dilakukan penyuluh selama ini juga memberikan kebanggaan kepada petani. Kedepan, taget pencapain prestasi baik petani maupun penyuluh harus ditingkatkan sejajar dengan keberhasilan berbagai program dan kegiatan pemerintah dalam memajukan setiap usaha lingkup dunia pertanian demi sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan baik pelaku utama dan pelaku usaha pertanian," tangkasnya.(ab).