Loading...

AMONIASI CARA KERING

AMONIASI CARA KERING
Ada 6 (enam) cara pembuatan amoniasi cara kering, yaitu : (1) Jerami ditimbang dan diikat dengan tali yang terbuat dari bambu, kemudian dikemas; (2) Taburi urea secara merata pada setiap ikatan/bal jerami; (3) Setelah merata bungkus dengan plastik secara rapat; (4) Simpan ditempat yang teduh dan tidak kena hujan /air; 5) Setelah satu bulan jerami olahan dapat dibuka, hasil yang baik ditandai dengan bau amoniak yang menyengat; (6) Setelah bau yang menyengat berkurang pindahkan ke ruang penyimpanan. Pakan merupakan faktor penting bagi kehidupan, pertumbuhan dan produksi ternak. Pakan juga merupakan komponen biaya terbesar (±70 % dari total biaya produksi). Ketersediaan pakan dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang memadai serta berkesinambungan akan sangat menentukan keberlanjutan usaha ternak pada suatu wilayah. Pakan ternak ruminansia terdiri dari pakan hijauan dan konsentrat. Hijauan yang biasa digunakan sebagai pakan pada usaha peternakan rakyat di pedesaan adalah rumput lapangan dan limbah pertanian, serta beberapa rumput itroduksi sebagai rumput unggulan. Limbah pertanian yang sering digunakan adalah jerami padi, jerami jagung, jerami kedelai, jerami sorgum, daun ubi jalar, daun ubi kayu dan pucuk tebu. Sedangkan bahan baku konsentrat yang sering digunakan adalah dedak padi, bungkil kedelai dan lain-lain.Di Indonesia, jerami padi banyak dihasilkan di wilayah sentra-sentra padi. Jerami padi merupakan bagian tanaman yang telah dipanen butir-butirnya bersama atau tidak dengan tangkainya dikurangi dengan akar dan bagian batang yang tertinggal setelah disabit. Rata-rata produktivitas padi sawah adalah 3,86 ton/ha dan padi gogo sebesar 2,76 ton/ha.Limbah pertanian seperti jerami padi ini perlu ditingkatkan kualitas nutrisinya agar lebih palatabel dan daya cernanya lebih baik untuk pakan ternak. Biasanya, cara meningkatkan kualitas pakan ternak adalah melalui teknologi pakan. Teknologi pakan yang sering dipakai adalah Amoniasi Cara Kering. Amoniasi adalah cara pengolahan pakan secara kimia menggunakan amoniak (NH3). Tujuan dari pengolahan pakan adalah untuk merubah ukuran partikel, merubah kadar air, merubah densitas pakan, meningkatkan palatabilitas/ akseptabilitas, merubah kandungan nutrien, meningkatkan ketersediaan nutrien, detoksifikasi, mempertahankan kualitas selama penyimpanan dan mengurangi kontaminasi. Adapun Proses pembuatan Amoniasi Cara Kering seperti berikut:Pembuatan Amoniasi Cara Kering, diperlukan bahan-bahan yaitu 100 kg jerami padi kering udara dan 3 kg urea. Sedangkan untuk pembuatan Amoniasi Cara Kering yaitu : lembaran plastik dengan ketebalan 0,4 cm, timbangan dan kayu untuk mengemas jerami padi.Cara Pengerjaan/pembuatan Amoniasi Cara Kering, sebagai berikut : (1) Jerami ditimbang dan diikat dengan tali yang terbuat dari bambu, kemudian dikemas; (2) Taburi urea secara merata pada setiap ikatan/bal jerami; (3) Setelah merata bungkus dengan plastik secara rapat agar tidak ada udara yang masuk/anaerob; (4) Simpan ditempat yang teduh dan tidak kena hujan /air. Sebaiknya di atas plastik pembungkus ini diberi beban agar ada tekanan ke bawah, sehingga gas amoniak yang terbentuk dimanfaatkan oleh jerami. Biarkan selama 1 bulan; (5) Setelah satu bulan jerami olahan dapat dibuka, hasil yang baik ditandai dengan bau amoniak yang menyengat; (6) Setelah bau yang menyengat berkurang pindahkan ke ruang penyimpanan. Simpan ditempat yang beratap dan tidak kena hujan. Perhatikan juga ventilasi gudang penyimpanan, jaga agar udara harus bebas mengalir (Inang Sariati). Sumber : 1) Buku/Brosur "Teknologi Pengolahan Pakan", Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2011.2) https://www.google.co.id/search?newwindow=1&safe=active&biw=1024&bih=634&tbm=isch&sa=1&q=AMONIASI+CARA+KERING&oq=AMONIASI+CARA+KERING