AMPAS SAGU SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PUPUK KOMPOS Masalah yang dihadapi petani saat ini adalah harga pupuk kimia yang mahal maupun ketersediaan di pasaran masih langkah bila musim tanam tiba. Disamping itu pemakaian pupuk kimia yang terus menerus membuat tanah menjadi keras dan tandus, mikroorganisme dan cacing tanah hilang, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem. Sekarang petani sudah mulai menyadari kondisi ini dan dan mulai beralih menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan serta dapat di buat sendiri menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dari lingkungan di sekitar mereka. Proses pembuatan tidak rumit dan biaya lebih murah dibanding membeli pupuk kimia yang harganya tidak terjangkau oleh petani maupun ketersediaan di pasaran yang langkah. Salah satu bahan yang mudah didapatkan dan belum dimanfaatkan secara optimal adalah ampas sagu yang cukup potensial digunakan sebagai bahan utama pembuatan kompos. Hal ini disebabkan karena ampas sagu merupakan limbah organik yang sangat reaktif terhadap senyawa bioaktivator, sehingga meningkatkan kandungan bahan organik ampas sagu (Islamiyati, 2009). Ampas sagu merupakan limbah dari empulur dari sagu yang telah diambil patinya. Kandungan pati sagu sebesar 18,5 % dan sisanya 81,5 % merupakan ampas sagu memiliki kandungan selulosa sebesar 20% dan lignin 21% (Kiat, 2006). Berdasarkan proporsi antara pati sagu dan ampas sagu yang banyak tersebut, dapat diperkirakan betapa banyaknya limbah yang dihasilkan dari satu pohon sagu. Jumlah ampas sagu yang banyak sampai saat ini belum dimanfaatkan secara optimal.Menurut Sulistyowati (2011) bahwa pemberian bokasi ampas sagu pada tanah alluvial memberikan pengaruh yang baik untuk tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar dan berat kering pada tanaman jarak pagar. Berikut rincian bahan-bahan pembuatan pupuk kandang/kompos berbahan baku ampas sagu antara lain : Kotoran Sapi, Ampas Sagu, EM4, Azolla, dan Gula. Ditulis Oleh : Zadrak Apalem, SST Penyuluh Pertanian Pertama, Kabupaten Kepulauan Aru Sumber : Wahida dkk, Pemanfaatan Ampas Sagu Sebagai Bahan Dasar Kompos Pada Beberapa Dosis Pencampuran Dengan Kotoroan Sapi, Fakultas Pertanian Unmus, 2015.