Loading...

AMPAS TEBU DALAM PELUANG USAHA

AMPAS TEBU DALAM PELUANG USAHA
Tanaman tebu (Sugarcane) merupakan tanaman semusim, sehingga tidak dipanen sepanjang tahun. Potensi bagasse di Indonesia cukup besar, menurut data statistik Direktorat Jenderal Perkebunan tahun 2014, luas tanaman tebu di Indonesia 474.159 ha, yang tersebar di Pulau Sumatera seluas 147.866 ha, Pulau Jawa seluas 307.581 ha, Pulau Nusa Tenggara dan Bali seluas 72 ha, dan Pulau Sulawesi seluas 18.640 ha. Diperkirakan setiap ha tanaman tebu mampu menghasilkan 100 ton bagasse, potensi bagasse nasional yang dapat tersedia dari total luas tanaman tebu mencapai 47.415.900 ton per tahun.Ampas merupakan sisa berserat dari tebu yang digiling. Komposisinya mirip dengan kayu, kecuali kadar airnya yang jauh lebih tinggi (+/- 50 %) dibanding dengan beberapa jenis kayu yang keras (+/- 10 %). Sebagian besar airnya didalam "pith" (sel parenkima). Komponen ampas lainnya adalah komple pentosan, lignin dan selulose, didalam ampas terdapat 3 tipe serat : ? Serat kulit rind fibresyang jumlahnya 55 %, berbentuk panjang yang menyusun hipodermis skelerensim dan jaringan kulit luar ;? Berkas fibrovaskuler yang jumlahnya 20 %, bentuk relatif pendek dan sebagai penyusun pembuluh xilem dan floem;? Sel-sel parenkima gabus (pith) yang jumlahnya 25 %, mengisi kekosongan struktur serat.Pengelolaan Ampas tebu (bagasse) adalah limbah padat industri gula tebu yang mengandung serat selulosa yang dapat digunakan sebagai ; o Bahan bakar untuk pembangkit energi; secara tradisi ampas dibakar untuk menyediakan energi yang diperlukan guna operasi pabrik gula, pada asasnya penggunaan energi dipabrik gula adalah swasembada. Dengan demikian energi yang berada pada ampas seimbang dengan kalori yang diperlukan untuk pengolahan nira tebu mulai dari gilingan hingga menjadi gula bahkan sampai packing.o Papan serat kempa; penggunaan yang paling banyak dari kelebihan ampas adalah untuk menghasilkan papan serat kempa, yaitu papan panel (papan penyekat) (insulating) dan papan partikel (particle board)o Bahan baku kertas (pulp); beraneka ragam sifat serat ampas perlu mendapat perhatian, ampas basah dari pabrik gula mengandung 50 % air dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar yang tertampung di perindustrian gula. Sebelum ampas dijadikan pulp untuk bahan pembuat kertas, maka ada tahapan proses dalam penanganan dan perlakuannya antara lain : -. penyimpanan dan pengawetan ampas; -. penghilangan lignin; -. penghilangan pith.Untuk menjamin rutinitas pasokan bagasse, maka diperlukan tempat penyimpanan yang luas. Kendalanya adalah bagasse bersifat kamba (bulky), sehingga memerlukan biaya transportasi dan penggudangan yang mahal. Pada saat penggudangan bagasse mudah terserang jamur dan serangga karena kandungan gula yang tersisa.Beberapa wilayah di Indonesia yang menjadi sentra atau pengembang komoditi tebu dengan tingkat populasi ternak yang tinggi, selain meraup rupiah dari beragam hasil tebu termasuk olahan seperti gula merah (saka), ampas tebu sendiri bisa dimanfaatkan menjadi banyak hal berguna, bahkan bernilai ekonomis. Selain sebagai sumber energi bahan bakar, ampas dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Dan bila skala besar, hal ini juga bahkan membuka satu lagi peluang bisnis dari komoditi tebu yakni pakan ternak seperti halnya kompos. Bagase adalah hasil samping industri gula yang merupakan residu berserat dari tanaman tebu (Saccharum of ficinarum) setalah dilakukan ekstraksi dan pengempaan (Casey, 1960), bagase mempunyai komposisi yang hampir sama dengan komposisi kimia kayu daun lebar, kecuali kadar airnya. Ampas tebu merupakan limbah lignoselulosa yang dihasilkan oleh pabrik gula setelah tebu diambil niranya. Ampas tebu mengandung kadar selulosa yang tinggi sekitar 37,65%. Dari besarnya kadar selulosa yang terdapat dalam ampas tebu tadi, maka dapat diambil suatu analisa bahwa ampas tebu dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pulp yang sebelumnya harus diketahui terlebih dahulu kondisi operasi pada proses pembuatannya. Banyak alternatif lain untuk pemanfaatan ampas tebu baik untuk campuran bahan baku industri, penghasil energi ramah lingkungan, maupun kegunaan lain untuk skala rumah tangga. Dengan sedikit pengolahan ampas tebu dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan bernilai ekonomis tinggi. Penulis : Agus Sutarman, Penyuluh Pertanian Madya Pusluhtan BPPSDMP Email : agussutarman56@gmail.comSumber : 1. http://heropurba.blogspot.com/2013/03/potensi-ampas-tebu-dalam- peluang-usaha.html2. Dasar-dasar budidaya teknologi budidaya dan hasil pengolahan tebu, Marsadi Prawirosemedi UM Press (2011)