Loading...

APA ITU PENYAKIT LUMPY SKIN DISEASES (LSD)

APA ITU PENYAKIT LUMPY SKIN DISEASES (LSD)
Lumpy skin diseses (LSD) adalah penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus pox. Penyakit LSD menyerang hewan sapi, kerbau dan beberapa jenis hewan ruminansia liar.penyakit ini sifatnya tidak Zoonosis atau tidak menyerang pada manusia namun kalau sempat menyerang, peternak dirugikan turunya berat badan secara dratis di sebabkan berkurangnya napsu makan, jika meneyang induk yang lagi bunting dapat menyebabkan keguguran, bahkan bisa mandul. Adapun gejala yang di timbulkan selain tersebut di atas adalah : gejala seperti demam, timbulnya benjolan-benjolan pada kulit dengan batas yang jelas, sehingga penyakit ini bisa juga dinamai penyakit kulit benjol, keropeng pada hidung dan rongga mulut dan pembengkakan pada kelenjar pertahanan. Kematian akibat penyakit LSD ini mencapai lebih kurang 10% ((Naipospos, 2021).) Cara penularan Ditularkan oleh serangga penghisap darah, seperti nyamuk, caplak dan lalat, Kontak langsung antara hewan sakit dan hewan yang sehat,Penularan dari induk yang sakit kepada anak di dalam kandungan dan melalui air susu,Melalui jarum suntik yang tidak steril dan digunakan berulang,Pakan dan air minum yang tercemar ludah hewan yang terinfeksi, Perpindahan / lalu lintas hewan ke daerah lain sangat mempengaruhi penyebaran penyakit ke wilayah yang lebih luas. LSD pertama kali ditemukan di Zambia, Afrika pada tahun 1928. Penyakit menyebar sampai ke afrika utara (1980) dan ke Mesir (1988) kemudian ke Israel dan timur tengah (1988), dan menjadi wabah di timur tengah pada tahun 2006 dan 2007. Kemudian tahun 2012, LSD menyebar ke Yunani dan Bulgaria dan Balkan. Terus masuk ke Eropa dan menjadi wabah pada tahun 2018. Menurut Badan Pangan Dunia, Food and Agriculture Organization (FAO), penyakit LSD sudah sampai di Asia. Negara pertama Asia yang tertular adalah Bangladesh (Juli 2019), kemudian India dan China (Agustus 2019). Selanjutnya Taiwan (Juli 2020), Vietnam (Oktober 2020), Thailand (Mei 2021), dan Malaysia (Juni 2021). Upaya pencegahan dan kewaspadaan terghadap penyakit LDS adalah : Mengenali dan mengenalkan penyakit LSD kepada masyarakat, terutama kepada peternak., Melaporkan bila menemukan penyakit, gejala seperti LSD,Mencegah masuknya penyakit dengan mengawasi lebih teliti lalu lintas ternak, hewan dan bahan pangan asal hewan dari luar negeri maupun antar wilayah di Republik Indonesia, Meningkatkan manajemen peternakan, Menerapkan biosekuriti secara disiplin di peternakan,Menjaga kondisi tubuh ternak agar tetap sehat dengan mencukupi kebutuhan pakan dan menyediakan kandang yang nyaman bagi ternak, Mengupayakan agar kandang dalam kondisi bersih, kering dan hangat, Menjaga kebersihan kandang dan lingkungannya, membersihkan sampah dan kotoran ternak setiap hari agar tidak menjadi sarang serangga penghisap darah, seperti nyamuk, caplak dan lalat karena serangga merupakan salah satu vektor yang menularkan penyakit LSD,Melakukan penyemprotan (spraying) kandang dengan anti serangga dan merendam ternak (dipping) dalam larutan insektisida secara berkala https://distanpangan.baliprov.go.id/waspada-penyakit-lumpy-skin-diseases-lsd Penyusun : Suryani