Loading...

APLIKASI PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR PADA TANAMAN PADI DAN JAGUNG

APLIKASI  PUPUK  ORGANIK  PADAT  DAN  CAIR  PADA  TANAMAN  PADI  DAN  JAGUNG
Pengertian Pupuk: Pupuk adalah bahan-bahan yang diberikan kepada tanah, agar dapat menambah unsur-unsur hara atau zat makanan yang diperlukan tanaman, baik secara langsung atau tidak langsung. Dengan demikian, pemupukan pada umumnya bertujuan untuk memelihara dan memperbaiki kesuburan tanah, dimana secara langsung atau tidak langsung akan dapat juga menyumbangkan bahan makan kepada tanaman yang tumbuh di tanah tersebut. Tanaman membutuhkan zat makanan yang cukup berimbang yang disebut unsur hara. Jika Unsur hara tidak seimbang maka pertumbuhannya menjadi tidak normal dan produktivitasnya tidak optimal. Fungsi Utama Pupuk adalah menyediakan atau menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemupukan: Zat-zat apa saja yang perlu ditambahkan pada tanah, agar dapat mencapai hasil tanaman yang maksimal. Berapa banyak zat dan bagaimana zat-zat yang harus diberikan. Pengaruh apa yang ditimbulkannya terhadap bagian-bagian dan sifat-sifat tanah serta tanaman. Perlu diingat bahwa: Pemupukan adalah tindakan yang mempengaruhi hubungan tanah dengan tumbuh-tumbuhan. Tanah dan tumbuh-tumbuhan adalah merupakan dwi tunggal yang tidak bisa dipisahkan. Sebagai halnya dengan tumbuh-tumbuhan, maka tanah juga harus dipandang sebagai perantara yang hidup; bukan sekedar sebagai suatu medium atau bahan perantara yang pasif. Karena pada hakekatnya yang langsung kita pupuk bukan tanamannya, melainkan tanahnya. Ada beberapa Jenis Pupuk: Berdasarkan atas terjadinya, maka pupuk dibagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu pupuk alam yang juga disebut pupuk organik dan pupuk buatan yang biasa disebut pula pupuk anorganik. Pupuk Organik adalah hasil akhir atau hasil antara dari perubahan atau peruraian bagian/ sisa tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang. Atau diartikan pula sebagai bahan-bahan organik yang setelah diurai jasad-jasad reniknya, memberikan zat-zat makanan yang mudah diserap/ dihisap oleh perakaran tanaman. Contoh pupuk organik: Kompos, Bokashi, Guano (kotoran burung), Bungkil, Pupuk buatan organik lainnya. Semua jenis pupuk organik walaupun dalam jumlah sedikit, namun mengandung banyak jenis unsur/ zat hara (unsur hara makro dan unsur hara mikro). Pupuk Anorganik adalah pupuk yang merupakan hasil olahan industri –industri/ pabrik-pabrik termasuk pupuk sintetis, dan mengandung zat-zat makan yang diperlukan oleh tanaman. Contoh pupuk anorganik: Pupuk Urea, TSP, KCL, ZA,SP36 dan pupuk majemuk lainnya. Berdasarkan zat/ unsur makanan yang dikandungnya, maka dikenal pupuk tunggal dan pupuk majemuk. Pupuk Tunggal adalah pupuk yang mengandung satu jenis unsur hara/ zat makanan. Contoh: Pupuk yang mengandung unsur hara Nitrogen (N) adalah pupuk Urea, ZA; pupuk yang mengandung unsur hara Phospor (P) adalah pupuk TSP, SP36; pupuk yang mengandung unsur hara Kalium (K) adalah pupuk KCL. Pupu Majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu jenis unsur hara/ zat makanan. Contoh: Pupuk NPK. Pupuk terdapat 16 Unsur Hara Esensial yang dibutuhkan tanaman. Unsur hara dimaksud dibagi dalam 2(dua) Kelompok yakni Unsur Hara Makro dan Unsur hara Mikro . Unsur Hara makro antara Lain: Carbon (CO) ,diambil tanaman dalam bentuk CO2, carbondioksida yang ada di udara. Hidrogen (H ) diambil tanaman dalam bentuk H2O dari tanah dan Udara. Oksigen (O2) Nitrogen (N) Phosphor (P) Kalium (K) Calsium (Ca) Magnesium (Mg) Sulfur (S). Unsur hara Mikro antara lain: a). Zink/ Seng (Zn), b) .Ferum (Fe), c). Mangan ( Mn), d). Cuprum/ Tembaga (Cu), e). Boron (B) , f. Molibdenum (mo), g). Khlor (Cl). Aplikasi Pupuk Organik Padat dan Cair Pada Tanaman Padi dan Jagung: Pupuk Organik (Pupuk organik Padat/ Kompos dan pupuk organik cair): * Waktu pemberian Pupuk organik padat / kompos aktif/ bokashi pada tanaman padi gogo dan Jagung: - Diberikan seluruh dosis sebagai pupuk dasar 3 bulan sebelum tanam dan paling lambat diberikan pada saat bersamaan dengan kegiatan pengolahan tanah terakhir (perataan tanah). * Waktu pemberian Pupuk organik cair (semua jenis POC) pada tanaman padi gogo dan Jagung: - Diberikan sebagai pemupukan susulan, yakni susulan I pada saat tanaman berumur 10 hari setelah tanam (hst) dan susulan selanjutnya dengan interval waktu setiap 10 hari sekali pada pagi atau soreh hari (pada saat tidak terjadi hari hujan). * Cara Pemberian Pupuk Organik: - Pupuk Padat/ Kompos Aktif/Bokashi: dengan cara disebar merata di atas permukaan tanah lalu dicampur dengan tanah, atau digali lubang larikan menyerupai rorak memotong kemiringan lahan kemudian dimasukkan pupuk organik padat ke dalamlubang larikan dan ditutup dengan tanah. - Pupuk Organik Cair (POC): disemprotkan ke seluruh daun bagian bawah tanamn padi gogo dan Jagung, dengan membalikan ujung nosel alat semprot menghadap ke atas. * Dosis Pupuk Organik: - Pupuk organik padat (kompos aktif/ bokashi): dosisnya 5 – 10 ton/ha tergantung tingkat kesuburan lahan tanam tersebut, untuk pemberian pertama kali; dan selanjutnya dari tahun ke tahun berikutnya dosisnya dapat dikurangi 10-20% pertahun, dan akhirnya lahan tersebut tidak perlu dipupuk lagi asalkan semua bahan organik termasuk limbah pertanian yang ada di dalamnya tidak dibakar. - Pupuk organik cair (poc): dosisnya 3- 5 liter/ha (tergantung dari dosis/jenis POC nya). PENULIS: BERNADUS BE;LAWA KOTEN,SST. - PENYULUH PERTANIAN MADYA - BPP RIN LEMA KECAMATAN LEWOLEMA - KABUPATEN FLORES TIMUR - PROVINSI NTT. SUMBER : Marsono & Sigit P, 2002, Pupuk Akar (Jenis & Aplikasi), PT. Songgolangit Persada: Jakarta. Lingga P. & Marsono, 2004, Petunjuk Penggunaan Pupuk, PT. Penebar Swadaya: Jakarta.