Kendari. Bertempat di Aula Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Tenggara, Selasa 17 Februari 2015 lalu, dilaksanakan Apresiasi Cyber Extention Tahun 2015 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra. Kegiatan dibuka oleh Kepala Tata Usaha Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) Sultra, Maman Romansyah. Dalam pengarahannya, Maman menjelaskan bahwa keberadaan cyber extention sangat penting untuk ekspos kegiatan penyelenggaraan penyuluhan di daerah dan penyediaan materi penyuluhan spesifik lokasi. Oleh karenanya, Bakorluh akan secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi pengoperasian cyber extention ini di seluruh kabupaten/kota. Peserta apresiasi adalah admin dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra). Beberapa kabupaten/kota mengalami pemekaran sehingga perlu dilakukan pembekalan bagi calon admin dalam pengoperasian cyber extention. Beberapa kabupaten itu adalah Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Buton Tengah, Buton Selatan, dan Muna Barat.Tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan paradikma baru sistem penyuluhan pertanian berbasis website, memperkanalkan sistem pengoperasian Cyber Extension, tugas pokok dan fungsi petugas administrator kabupaten. Sedangkan Output yang diharapkan adalah tesosialisasinya paradikma baru sistem penyuluhan pertanian berbasis website, dipahaminya sistem pengoperasian Cyber Extension, difahaminya tugas pokok dan fungsi petugas administrator kabupaten.Operator cyber juga diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam penyusunan data base kepenyuluhan, yaitu data penyuluh (PNS, THL TB, swadaya dan swasta), data kelompok tani, Gapoktan, lembaga ekonomi, dan data potensi unggulan. Data base ini akan sangat bermanfaat sebagai dasar penyusunan rencana pendampingan kegiatan penyelenggaraan penyuluhan dari tingkat desa hingga nasional. (Ida Fauzia, Admin Prov. Sultra)