Loading...

BAHAN ORGANIK BAGI TANAMAN

BAHAN ORGANIK BAGI TANAMAN
Permasalahan yang terjadi dengan kondisi lahan pertanian antara lain:1. Pengerasan LahanPenggunaan Pupuk kimia dalam jangka waktu yang lama menyebabkan kerusakan tanah yang menyisakan residu yang berdampak pada pengerasan lahan. Tanah yang terkena bahan kimia terus menerus akan mengalami degradasi kesuburan dan mengalami ketergantungan akan bahan kimia. Konsekuensi dari kondisi ini adalah Pertama : tanaman makin sulit menyerap pupuk sehingga dosis makin lama makin tinggi. Kedua : Penyebaran dan Pernafasan akar terganggu. 2. Unsur hara mikro dalam tanah semakin berkurangPada lahan yang subur tersedia unsur hara mikro yang cukup bagi kebutuhan pertumbuhan tanaman. Namun karena beberapa hal terjadi penurunan kesuburan antara lain:• Erosi: terjadinya erosi mengakibatkan kesuburan tanah menurun sebab bagian topsoil yang subur tererosi . Semakin besar erosi yang terjadi kesuburan tanah juga akan menurun drastis. • Leaching unsur hara: leaching atau pencucian akan mengakibatkan kehilangan unsur hara terbawa oleh air turun ke tanahyang paling bawah sulit diambil bahkan tidak dapat diambil oleh akar• Penguapan unsur hara : penguapan unsur hara dapat menyebabkan kesuburan tanah menurun karena tanah tidak tertutup tanaman sehingga sinar matahari dapat langsung ke tanah 3. Terjadi ketidakseimbangan lingkungan akibat penggunaan pestisida kimiaPenggunaan pestisida yang tidak bijaksana menyebabkan antara lain resistensi hama dan munculnya hama baru dan punahnya musuh alami serangga pengganggu tanaman akibat terganggunya ekosistem alami. Konsukuensi logisnya terjadi ledakan hama yang melebihi ambang ekonomi sehingga berpengaruh nyata terhadap hasil panen. 4. Tingginya Biaya usahataniKondisi lahan yang mengeras membutuhkan penggunaan pupuk kimia dalam dosis yang lebih tinggi, kesuburan lahan menurun dan tingginya serangan hama dan penyakit tanaman, maka mempengaruhi agro input atau biaya usahatani semakin tinggi. Keempat masalah diatas dapat diatasi dengan penerapan konsep pertanian organik yang memberikan keseimbangan unsur hara dari bahan organik yang cukup bagi pertumbuhan tanaman serta penerapan konsep pertanian ramah lingkungan untuk mengendalikan organisme pengganggu tanaman baik dengan penggunaan pestisida nabati/ agensia hayati . Beberapa hal yang dapat dijadikan referensi antara lain : ? Penggunaan bahan organik dari pupuk kandang, meskipun terdapat beberapa permasalahan antara lain :o ketersediaan terbatas, o biaya ekonomi relatif tinggi, o dibanding volumenya kandungan unsur haranya relatif rendah, o prosentasi kandungan unsur hara bervariasi, o relatif tidak bisa digunakan secara langsung o sering muncul bibit penyakit dan gulma. Untuk itu dapat menggunakan Pupuk Pembenah Lahan (pupuk organik padat ) sebagai Solusi Terapi Lahan yang memiliki teknologi ensim dimana rasio kandungan unsur hara mikronya 1 kilogram Pupuk Organik Padat setara dengan 1 ton Pupuk Kandang. ? Penggunaan Pupuk Organik Cair yang memiliki unsur hara mikro yang lengkap dan terukur sebagai Solusi Terapi Nutrisi Tanaman.? Penggunaan zat pengatur tumbuh yang mengandung hormon auksin, sitokinin dan giberelin sebagai Solusi Terapi Hormonal. ? Penggunaan Pestisida organik cair (pestisida nabati), agensia hayati (biofungisida dan bioinsektisida). Hal tersebut diharapkan dapat menghasilkan hasil budidaya tanaman yang memenuhi unsur Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian (3 K). Asninda, SP, MP Ka. UPT PSDMP DKP-TPH Prov. Sulsel