Loading...

BAHAN PAKAN HEWANI ITIK

BAHAN PAKAN HEWANI ITIK
Bahan pakan itik dapat dibedakan menjadi dua yaitu bajan pakan nabati dan hewani. Bahan pajan jewani umumnya bahan limbah industry sehingga sidatnya memanfaatkan limbah. Bahan pakan hewani yang biasa digunakan adalah tepung ikan, tepung tulang. Tepung udang dan tepungkerang. Beberapa bahan pakan hewan yang lain adalah cacing, serangga dan ulat dan lain-lain. Bekicot merupakan bahan pakan alternative yang dapat untuk memenuhi kebutuhan protein pada ransumTepung IkanTepung ikan merupakan bahan pakan yang sangat terkenal sebagai sumber protein yang tinggi. Tepung ikan local yang bersumber dari sisa industry ikan kalengan atau limbah tanggkapan ikan nelayan dan hanya dijemur dengan panas sinar matahari mempunyai kandungan protein kasar 52 – 55%. Selain sebagai sumber protein dengan asam amino yang baik , tepung ikan juga merupakan sumber vitamin dan mineral. Dengan kandungan gizi yang sangat baik ini maka tek heran bila harganya mahal. Oelh karena itu, untuk menekan harga ransum, penggunaan tepung ikan dibatasi d ibawah 8 %.Tepung KerangTepung kerang merupan sumber kalsium, karena mengandung kalsiun hamper 36%. Dengan berkembangnya mineral dan vitamin buatan pabrik, bahan pakan alami sudah banya ditinggalkan. Tetapi apabila harganya murah dan dijamin tersedian peternak dapat memanfatkan tepung kerang ini sebagai sumber kalsium untuk pakan itik.BekicotBekicot merupakan bahan pakan yang murah karena dapat dengan mudah diperoleh dilingkungan sekitar dan mudah pula membudidayakannya. Hamper 95% dari tubuh bekicot dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan itik, yang terbuang hanyalah kotoran dan lendirnya saja. Cara memanfaatkannya dengan merendam kedalam air garam dengan perbandingan 1 liter air dengan 50 gr garam dapur, kemudian diaduk selama 15 – 20 menit. Daging bekicot dapat diberikan dalam bentuk basah, kering maupun tepung. Meskipun kandungan protein bekicot tinggi pemakaiannya tidak boleh lebih dari 10 %.Keong MasKeong Emas dapat digunakan untuk campuran pakan itik karena banyak mengandung protein dan kalsium. Pemberian dalam bentuk segar dapat menyebabkan pengaruh negative pada ternak, yaitu dapat menyebabkan penurunan produksi karena didalam lender keong mas terdapat suatu zat nutrisi yang dapat menghambat pertumbuhan ternak. Oleh sebab itu dianjurkan penggunaan keong mas direbus dulu selama 15 – 20 menit baru diberikan , karena zat anti nutrisi akan berkurang atau bahkan hilang setelah proses perebusan.Ikan PirikIkan pirik atau ikan petek banyak digunakan oleh peternak itik daerah pantura sebagi sumber protein bagi ternak nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ikan porok dalam bentuk segar dapat meningkatkan produksi telur.Pemilihan bahan pakan merupakan factor yang sangat menentukan tingkat keuntungan peternak, karena dengan suatu ransum tertentu akan menentukan harga pakan yang di diterima peternak sehingga dengan suatu ransum tertentu akan dikonversikan dalam bentuk hasil ternak. Tinggal masalah kontinyuitas pakan tersedia setiap saat apa tidak. Karena ternak itik itu mudah sekali stress bila pakannya berganti-ganti. Factor harga tidak menjadi begitu penting bila ketersediaannya tidak terjamin ada setiap saat. Jadi dalam pemilihan bahan pakan itik yang terpenting adalah ketersidiaan kemudian baru harga.Tepung darahDarah yang akan dijadikan tepung dapat diperoleh di tempat penjagalan atau pemotongan hewan ruminansia seperti sapi. Proses pengumpulan darah harus dilakukan secara higienis atau bersih, tidak boleh tercampur dengan kotoran. Langkah selanjutnya sama dengan proses pembuatan tepung bulu unggas, yaitu perebusan dalam wajan tertutup dan diberi tekanan tinggi, kemudian ditiriskan, diiris-iris tipis dan dikeringkan. Setelah kering irisan darah digiling menjadi tepung.Bahan pakan ini merupakan bahan sisa industri pemotongan hewan. Tepung darah mengandung protein dalam jumlah tinggi (± 80%), tetapi kandungan asam aminonya sangat tidak seimbang. Oleh karena itu, disamping palatabilitasnya rendah, tepung darah hanya dapat dipakai 2 - 5% dalam ransum.Tepung Daging Tulang (Meat Bone Meal)Merupakan hasil sisa industri pemotongan hewan. Kandungan nutrisinya sangat bervariasi tergantung jenis hewan yang dipotong dan cara pengolahannya.Tepung Bulu UnggasDihasilkan dari bahan sisa industri Rumah Pemotongan Ayam (RPA) atau dari ayam-ayam yang tidak dapat dikonsumsi manusia. Karena struktur proteinnya keratin, maka bulu yang belum diproses tidak dapat dicerna oleh ternak. Dengan proses hidrolisis, keratin dipecah dengan merusak sistin yang terdapat dalam jumlah dalam protein, sehingga protein lebih bisa mudah larut.Bahan pakan ini dapat digunakan dalam ransum ayam semua umur, tetapi karena kandungan Ca dan P tinggi, maka penggunaannya perlu dibatasi. Tepung bulu unggas dapat digunakan sebagai bahan baku pakan. Namun, untuk membuat tepung bulu unggas ini diperlukan proses lebih lanjut. Bulu unggas dibersihkan, kemudian dihidrolisis atau dimasak dengan suhu tinggi dan tekanan 3 atm. Setelah itu, dikembalikan ke tekana normal 1 atm, ditiriskan, dan dikeringkan, dengan suhu kurang dari 700C, lalu digiling halus. Kandungan proteinnya memang sangat tinggi, sekitar 85%. Namun unggas mempunyai keterbatasan untuk menyerap protein tersebut., sehingga akan banyak bagian yang terbuang melalui kotoran. Selain itu, kandungan asam aminonya relatif rendah, sehingga penggunaannya dalam pakan sebaiknya tidak lebih dari 2%. Bahkan untuk pakan anak unggas atau pakan starter tidak dianjurkan menggunakan bahan baku ini.Penulis :Nurul Ashar (PP Madya pada KJF Dispertan kab. Pemalang)Sumber :Yuwono, D. 2012. Budidaya Ternak Itik Petelur. BPPT. Ungaran Jawa Tengah.Anonimus, 2015.Bahan Baku Pakan Sebagai Sumber Protein. http://ragamcarabeternak.blogspot.com/2015/03/bahan-baku-pakan-sebagai-sumber-protein_8.html diunduh pada tanggal 28 Juli 2018.Anonimus.2013 Alternatif Bahan Pakan Unggas.. http://peternakbebekunggul.blogspot.com/2013/01/alternatif-bahan-pakan-unggas-itik.html. diunduh tanggal 28 Juli 2018.