Loading...

Bakorluh Gandeng BPP Lampung Gelar Diklat Khusus Untuk THL TB PP

Bakorluh Gandeng BPP Lampung Gelar Diklat Khusus Untuk THL TB PP
Oleh: Heru, S.Pt BERAS merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia yang harus dipenuhi setiap harinya. Pemerintah pun selalu memasang target surplus beras atau swasembada beras setiap tahun. Meskipun pada kenyataanya swasembada beras masih sulit untuk dicapai. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung pun ikut menggenjot target peningkatan produksi beras, yakni sekitar 1 juta ton padi gabah kering siap giling pada tahun 2015. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendukung pencapaian target tersebut adalah meningkatkan kemampuan para tenaga penyuluh di tingkat kecamatan. Dimana para penyuluh langsung berhubungan dengan para petani di lapangan. Guna meningkatkan kemampuan para penyuluh dilapangan tersebut, Sekretariat Bakorluh PPK Provinsi Lampung bekerjasama dengan Balai Pelatihan Pertanian Lampung (BPP Lampung) mengadakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dasar Metodologi Pertanian bagi Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP). Diklat dilaksanakan pada 26 Oktober sampai 22 November 2014 lalu. Kegiatan yang dipusatkan di aula Kantor Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kecamatan (BP3K) Metro Barat itu diikuti oleh 30 peserta. Peserta berasal dari 4 Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, dan Kabupaten Lampung SelatanAcara diklat dibuka langsung oleh Kepala Bakorluh PPK Provinsi Lampung Ir.Edi Yanto, M.Si. Dalam sambutannya Edi Yanto menyampaikan bahwa peran penyuluh THL TB PP di lapangan pun sangat dibutuhkan. Untuk itu peran serta yang aktif dalam pendampingan kepada petani harus dilakukan secara maksimal agar kemajuan pertanian di Lampung bisa terwujud. "Dengan diklat ini diharapkan wawasan para penyuluh semakin bertambah, sehingga semakin banyak informasi dan teknologi yang bisa disampaikan serta diterapkan oleh petani khususnya di wilayah Lampung," urainya. Dalam acara pembukaan diklat turut hadir Kepala BPP Lampung Drs.Muhammad Syarip, MM dan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kota Metro Ir.Megawati Karim. Peserta diklat begitu antusisas mengikuti pelatihan. Hal tersebut terlihat dari keaktifan diskusi dalam setiap materi yang diberikan oleh narasumber. Seperti dari BLPP Lampung dan Set. Bakorluh Lampung. "Dengan adanya diklat ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja penyuluh THL TB PP di wilayah binaan masing-masing, sehingga dapat berdampak nyata bagi pembangunan pertanian di wilayahnya," pungkas Edi Yanto.