Loading...

BAKORLUHPROVINSI GORONTALO SIAP BERDAYAKAN KELOMPOK WANITA TANI

BAKORLUHPROVINSI  GORONTALO  SIAP BERDAYAKAN KELOMPOK WANITA TANI
Dalam rangka mewujudkan salah satu program unggulan Gubernur Gorontalo yakni pembangunan ekonomi kerakyatan, saat ini bakorluh siap dengan programnya yakni kampanye menanam terutama di lahan pekarangan Kampanye menanam ini ditujukan untuk para ibu-ibu KWT di desa melalui pendekatan dasawisma untuk memanfaatkan halaman pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan. Program kampanye menanam ini telah dimulai di Desa Bondula Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo kemarin hari jum'at tanggal 3 Juli 2015 Kepala Bakorluh diwakili tim KJF Bakorluh Provinsi Gorontalo masing-masing Ir. Kalsum Yusuf, Ir. Sofyani Masloman, Mastin Abdul LatifA.Md, Oman HarindaS.Pi, Wahyudin Tontoyio S.Pi dan Zabir Marjun A.Md juga diikuti oleh KJF Kabupaten Gorontalo Suparno Hasan S.ST telah melakukan penyuluhan kepada ibu-ibu KWT Melati Desa Bondula tersebut. Dalam penyuluhan tersebut kepala Bakorluh Provinsi Gorontalo melalui tim KJFnya yang diwakili oleh Ir. Kalsum Yusuf menyampaikan maksud dan tujuan program kampanye menanam ini dilakukan. Selama ini terkesan hanya kelompok Tani atau bapak-bapak tani saja yang berperan dalam soal tanam menanam padahal ibu-ibu juga tidak ketinggalan dalam memberikan kontribusinya dalam soal tanam menanam tersebut. Oleh karena itu melalui program ini bakorluh akan memberdayakan ibu-ibu kwt agar berperan langsung dalam pembangunan pertanian dengan memanfaatkan halaman pekarangan masing-masing. Pada penyuluhan kemarin turut dihadiri oleh kepala desa bondula (Ismet A. Detu), kepala BP3K Asparaga (Abd.KadirDjamil) danibu-ibu dasawisma yang tergabung dalam kelompok wanita tani Melati. Penyuluhan tersebut bukan hanya sekedar memberikan pengetahuan bagaimana cara memanfaatkan halaman pekarangan, namun juga langsung dengan penanaman pada lokasi demplot percontohan di lahan dari salah satu peserta dan dikelola secara bersama-sama oleh kelompok kwt melati. Selain itu ibu-ibu kwt juga diharapkan agar menindaklanjutinya di lahan pekarangan masing-masing. Hal ini perlu dilakukan karena dengan adanya Pemanfaatan halaman pekarangan dengan menanam berbagai jenis tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga ini dapat mengurangi biaya pengeluaran ibu-ibu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Minimal ibu-ibu sudah tidak akan mengeluarkan biaya untuk membeli bahan-bahan keperluan masak sehari-hari atau dengan kata lain ibu-ibu sudah mempunyai dapur hidup dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai hasil tanaman di pekarangan. Sebelum penanaman dimulai, didahului dengan penjelasan teknis cara menanam oleh KJF Kabupaten Gorontalo bapak Suparno Hasan S.ST. setelah itu dilanjutkan dengan penanaman beberapa jenis tanaman sayuran seperti bawang merah, daun bawang, kangkung darat, terong , cabe dan kacang panjang. Dengan demikian pemanfaatan pekarangan dengan penanaman berbagai jenis tanaman sayuran dan tanaman hortikultura lainnya secara tidak langsung bermanfaat dalam hal peningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Sehingga kontribusi ibu-ibu kwt dalam pembangunan pertanian semakin nyata sesuai harapan kita semua. Sementara itu Kepala Desa Bondula mengucapkan terima kasih atas program tersebut mulaidi laksanakan di desa yang dia pimpin dan tetap senantiasa mengharapkan agar tetap diperhatikan dalam hal program kegiatan pertanian lainnya. Dan tim KJF juga menjelasknan kepada peserta yang hadir saat itu bahwa program bakorluh seperti ini akan dilaksanakan juga di kabupaten/kota lainnya se Provinsi Gorontalo. Program kampanye menanam ini adalah salah satu terobosan kepala Bakorluh Provinsi Gorontalo (Dr. AlwaritzNggole, MP) dan diharapkan pada tahun-tahun yang akan dating menjadi percontohan nasional. Ir. Kalsum Yusuf (KJF) Nasrun Napu, SP (Admin)