Oleh Eko Prestiwanto, STP (BPP Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto) Program Bantuan Pemerintah di bidang pertanian ada bermacam macam. Salah satunya adalah program bantuan bantuan benih padi untuk lahan kering. Bantuan benih padi untuk lahan kering ini merupakan bantuan yang merupakan program dari pemerintah propinsi atau yang bersumber dari APBD Propinsi. Pemberian bantuan benih padi ini bertujuan untuk meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu hasil tanaman pangan serta mendukung peningkatan ekspor. Program ini diharapka mampu memberdayakan para petani untuk terus menanam padi dengan kualitas dan kuantitas yang baik sehingga kecukupan pangan dalam negeri dapat tercapai. Kecamatan Dawarblandong merupakan kecamatan dengan lahan kering atau lahan tadah hujan yang cukup luas. Areal sawah yang ada di kecamatan Dawarblandong adalah lahan tadah hujan semua jadi tidak memiliki jaringan irigasi teknis, dengan demikian pengairan hanya bergantung pada air hujan. Pada musim tanam 2019/2020 kecamatan Dawarblandong mendapatkan alokasi bantuan pemerintah benih padi untuk lahan kering sebanyak 1500 ha areal sawah tadah hujan drngan rincian 47 kelompok tani yang tersebar di 18 Desa. Bantuan pemerintah benih padi untuk lahan kering yang diterima oleh kelompok tani di Kecamatan dawarblandong direncanakan untuk bulan tanam Nopember 2019. Varietas padi yang diperbantukan adalah varietas Ciherang. Varietas ini dipilih karena yang paling banyak diminati oleh petani karena tingkat produktivitasnya yang cukup tinggi. Bantuan benih padi untuk lahan kering mulai dikirim pada awal bulan Nopember 2019. Pengiriman dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan jadual tanam masing masing kelompok tani di Kecamatan Dawarblandong. Musim tanam padi tahun 2019/2020 terjadi kemunduran karena awal permulaan hujan di kecamatan dawarblandong yang biasanya bulan Oktober menjadi bulan Nopember. Dengan pengiriman bantuan benih padi yang tepat waktu diharapkan petani dapat menanam padi sesuai dengan jadual tanam. Jadual tanam yang sesuai dengan musim diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi karena kebutuhan air dapat tercukupi dengan baik selama pertumbuhan tanaman, karena tanaman padi membutuhkan air yang cukup banyak dibandingkan tanaman yang lain. Sampai akhir tahun 2019 semua bantuan benih padi yang diterimakan oleh kelompok tani di Kecamatan dawarblandong sudah tertanam di masing masing desa. Bantuan pemerintah benih padi untuk lahan kering ini juga mendapatkan pengawalan dari petugas penyuluh pertanian masing masing kecamatan mulai dari pengiriman dan pendistribusian, penanaman sampai panen dilakukan. Selain mengawal petugas penyuluh pertanian harus melakukan pembinaan selama budidaya tanaman padi dilakukan dari persiapan lahan, pembuatan persemaian, tanam pemeliharaan dan panen. Setelah kegiatan budidaya selesai dilakukan, maka saat panen dilakukan ubinan di masing masing kelompok tani penerima bantuan benih padi. Tujuannya adalah untuk mengetahui peningkatan produksi dan produktivitas di masing masing kelompok tani setelah mendapatkan bantuan benih padi tersebut. Selain mengawal, penyuluh pertanian juga memonitoring dan mengevaluasi kegiatan ini agar kendala kendala yang ditemui ssat di lapangan dapat segera diantisipasi dan dapat dijadikan pertimbangan dalam pemberian program program yang akan datang. Hasil dari ubinan tanaman padi yang dilakukan selama panen di kelompok tani kecamatan Dawarblandong yang mendapatkan bantuan pemerintah benih padi untuk lahan kering mengalami peningkatan produktivitas. Rata-rata produktivitas di kecamatan Dawarblandong meningkat dari 5,4 ton/ ha menjadi 6,05 ton /ha, dengan harga rata rata untuk HKP Rp. 4200-4.300 /Kg gabah. Peningkatan produktivitas ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para petani.