Medio Mei 2016 tepatnya Kamis 12 Mei 2016 dalam serangkaian perjalanan dilakukan oleh Tim Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sumba Timur. Tujuan perjalanan untuk melihat dan mengenal lebih dekat pelaku usaha yaitu petani, kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) yang berprestasi di Kabupaten Sumba Timur – Pulau Sumba yang terkenal dengan kuda sandlewood. Tepatnya matahari berada di atas kepala pukul 12.00 Waktu Indonesia Tengah, sampailah kami di Gapoktan Maju Bersama dengan alamat Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ketua Gapoktan Maju Bersama adalah Bapak Matius Numba menyambut kami di sekretariat Gapoktan Maju Bersama. Percakapan dengan Bapak Matius dimulai dari bagaimana merintis Gapoktan ini. Gapoktan ini dimulai ketika adanya bantuan dana PUAP Tahun 2010. Oleh komitmen dari 19 kelompok tani bergabung membentuk Gapoktan Maju Bersama. Usaha yang dilakukan adalah usaha tanaman pangan, perkebunan dan peternakan. Daerah ini beriklim semi arid sehingga usaha yang cocok dilakukan setiap waktu adalah peternakan. Anggota gapoktan melakukan pemeliharaan ternak kecil yaitu kambing, ayam dan babi dengan sistem perguliran di antara anggota sesuai kesepakan yang dituangkan dalam AD/ART. Dana awal yang diterima pada awalnya meningkat signifikan sampai dengan April 2016. Dana bergulir mencapai dua kali dari dana awal. Hal ini ditunjukkan dengan administrasi gapoktan yang tertib dimulai dalam pengisian setiap buku yang dipersyaratkan. Harapan Ketua yaitu melalui gapoktan, dapat bersama – sama menggerakkan anggota dalam kelompok tani menjadi suatu kekuatan menuju kesejahteraan. Inilah konsep pemberdayaan dari seorang ketua dengan sosok yang tenang melalui motto berbagi dan menjadi saluran berkat pada Gapoktan Maju Bersama. Dalam keseharian selain sebagai Ketua, Bapak Matius juga bertugas sebagai pelayan dalam memimpin umat yang dipercayakan kepadanya. Akhir kata penulis menyampaikan selamat berkarya dan maju terus karena usaha yang berhasil adalah usaha yang sudah dimulai bukan usaha yang hanya dipikirkan. Semangat dan terus berjuang. Penulis : Henderina Laiskodat, Bidang Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi NTT