Cabai tergolong tanaman sayuran yang dibutuhkan sebagai bumbu dapur dan memiliki permintaan yang tinggi di Indonesia. Dalam industry pengolahan seperti saos, cabai digunakan untuk memperkuat citarasa pedas. Permintaan akan cabai tidaklah hanya terbatas pada produsen kecap dan warung makan pedas saja, tetapi juga datang dari produsen sambal dalam kemasan, saos dan produsen lainnya yang memerlukan bahan dasar cabe Budidaya tanaman cabe atau cara menanam cabe memang tergolong sudah banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang tinggal di pedasaan. Umumnya cabe ditanam pada tanah yang kaya humus, gembur dan tidak tergenang air.Untuk mulai bercocok tanam cabe hal yang harus diperhatikan sebagai berikut :1. Pemilihan bibit cabeUntuk pemilihan bibit cabe ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah menentukan jenis cabe yang akan ditanam, menentukan bibit cabe yang masih segar dan yang kemudian dikupas untuk diambil bijinya. Biji cabe yang sudah dipilah dari kulitnya kemudian di jemur dibawah terik sinar matahari hingga kering.2. Membuat semaian cabeMembuat semaian cabe dapat menggunakan bedengan semai atau wadah semaian. Beberapa langkah pembuatan bedengan semai dimulai dengan pembersihan tempat bedengan dan mempersiapkan bedengan, selanjutnya menaburkan bibit cabe ke dalam bedengan semai dan menutup bagian atas menggunakan gulma kering. Penyemaian bibit cabe dilakukan pada waktu 1 hingga 1,5 bulan. Namun pada saat bibit cabe sudah tumbuh minimal 4 helai daun, maka sebenarnya proses pemindahan sudah dapat dilakukan ke lahan yang tersedia.3. Persiapan lahanDalam mempersiapkan lahan disini, maka hal-hal yang harus dilakukan adalah menggemburkan tanah pertanian serta membuang seluruh gulma yang ada pada lahan penanaman. Setelah proses pembersihan dan penggemburan lahan dilakukan, maka selanjutnya hal yang harus lakukan adalah pembuatan lubang yang berjarak antara 40-60 cm. 4. Penanaman cabeMasa penanaman cabe yang tepat adalah ketika kadar curah hujan yang tidak terlalu tinggi, namun bukan musim kemarau. Setelah itu pastikan pemilihan bibit dari semaian dan masukkan kelubang yang telah dipersiapkan sebelumnya5. Pemupukan tanaman cabeSetelah tanaman cabe berumur 2 minggu, maka proses pemupukan sudah dapat dilakukan. Adapun pupuk yang diberikan adalah campuran dari TPS dan Urea secukupnya pada setiap batang cabe dengan cara pupuk yang diletakkan dari batang tanaman adalah sekitar 5-10 cm.6. Perawatan tanaman cabePerawatan tanaman cabe harus tetap diperhatikan, seperti penyiraman tanaman jika curah hujan kurang, selain itu gulma pada lahan juga harus secara rutin dibersihkan. 7. PemanenanLakukan pemanenan buah cabe dengan cara memetik buah yang telah masak dan segar. Buah cabe yang sudah dipetik sebaiknya dimasukkan didalam kemasan atau wadah yang memiliki aliran sirkulasi udara yang sesuai YOHANES CANDRA ARKE, SP ( WKPP Desa Nibung, Engkerengas dan Dalam Kecamatan Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu)