Proses bertani atau budidaya pertanian dalam hal tanaman padi menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan negara Indonesia, bagai mana tidak, beras menjadi salah satu produk yang sangat penting, ini dikarenakan beras menjadi produk yang termasuk pada Sembilan bahan pokok. Cara tanam padi jajar legowo merupakan salah satu teknik produksi yang memungkinkan tanaman padi dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi serta memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian organisme pengganggu tanaman. Padi yang merupakan tanaman pangan utam penduduk, sebagian besar diproduksi dilahan sawah. Belum optimalnya produktivitas padi lahan sawah antara lain karena serangan hama, penyakit dan gulma. Melalui perbaikan cara tanam padi dengan system jajar legowo diharapkan selain dapat meningkatkan produksi, pengendalian organism pengganggu dan pemupukan mudah dilakukan . Tujuan dari Penanaman Padi sistem Tanam Jajar Legowo diantaranya adalah radiasi surya bagi tanaman pinggiran, Tanaman relative aman dari serangan tikus, karena lahan lebih terbuka, Menekan serangan penyakit karena rendahnya kelembaban dibandingkan dengan cara tanam biasa, Pemupukan lebih efisien,Pengendalian hama penyakit dan gulma lebih mudah dilakukan daripada cara tanam biasa.Teknik penerapan untuk lahan sawah yang sudah siap ditanam, 1- 2 hari sebelum tanam, air dibuang sehingga lahan dalam keadaan macak-macak. Tujuan air dihilangkan adalah untuk dapat membentuk garis-garis tanam secara jelas. Dengan menggunakan alat bantu garis jajar legowo 2 : 1 (Atajale 2 : 1) dibuat garis tanam 50 cm x (25cm x 12,5 cm) dengan cara menarik atajale pada lahan yang akan ditanami. Arah baris tanam sebaiknya sesuai dengan arah aliran air pengairan.Dengan sistem tanam padi jajar legowo ini populasi tanaman dapat meningkat menjadi 30% dengan peningkatan populasi mencapai 10 %. Selain sistem tanam padi jajar legowo,masih banyak cara lain dalam peningkatan produksi. Sistem tanam padi jajar legowo bias diterapkan pada dataran rendah hingga dataran tinggi. Ditulis oleh: Subagiono, S.P (Penyuluh Pertanian BPP Kec. Kelumbayan Barat)