(Kota Jantho, 28 Januari 2015). Sebanyak 24 orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam Wilayah Kerja BP3K Indrapuri Kabupaten Aceh Besar melakukan penyusunan Materi Latihan (Topic of Training) PPL Tahun 2015 pada hari Selasa, 27 Januari 2015 di Aula BP3K Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Penyusunan TOT BP3K Indrapuri diawali dengan Sosialisasi Sistem Latihan Dan Kunjungan (LAKU) yang dipresentasikan oleh sekretaris KJF Kabupaten, Ir. Yusrizal, M.Si. Dalam presentasinya, Yusrizal menyampaikan bahwa sejak tahun 1976 penyuluhan pertanian sudah menggunakan pendekatan LAKU, dimana sistem tersebut sangat efektif dan ampuh dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan petani, sehingga Indonesia mencapai swasembada beras. Selanjutnya Yusrizal menambahkan bahwa, TOT adalah bagian dari Sistem LAKU, oleh sebab itu dalam penetapan materi dan jadwal perlu dilakukan secara musyawarah bersama antara PPL dengan Ka. BP3K dan anggota kelompok tani. Bagian terpenting dalam penetapan materi TOT adalah melalui hasil identifikasi permasalahan di lapangan (faktor penentu) yang mungkin termuat dalam Matrik Programa Tahun berjalan (2015), sehingga permasalahan tersebut didiskusikan, dirumuskan, dan jika mungkin direkomendasikan sebagai sebuah tehnologi atau informasi yang dapat digunakan sebagai tindak lanjut dalam kegiatan usaha tani. Pada sesi yang lain, Ka. BP3K Indrapuri, H. Zulkifli, SP menyampaikan bahwa penyusunan TOT Tahun 2015 perlu peran aktif seluruh PPL dan menggunakan refrensi-refrensi yang ada sehingga penyusunan TOT memberi manfaat bagi PPL, Kelompok Tani dan lembaga Teknis dan non teknis terkait dalam melakukan kerjasama terutama dalam penyampaian informasi dan tehnologi, kerjasama yang dimaksud menurut Zulkifli adalah adanya peran langsung instansi terkait sebagai Nara Sumber pada kegiatan pelatihan PPL maupun dukungan sarana prasarana yang depat memecahkan permasalahan di lapangan . Selanjutnya Ka. BP3K Indrapuri, secara bersama-sama melakukan penyusunan TOT dengan menentukan Jadwal, Materi, Pemakalah, Nara Sumber, Moderator, Notulen, dan Protokol. Dalam penetapan jadwal, ditentukan berdasarkan ketentuan yang berlaku, dimana dilakukan selama 2 minggu sekali atau 2 kali dalam sebulan, sehingga setahun jumlah pelatihan PPL sebanyak 24 kali. Judul materi pelatihan yang ditentukan baik secara tehnis, sosial dan ekonomi antara lain :• Mekanisme Penumbuhan Kelompok Tani,• Peran Lembaga Ekonomi Pedesaan dalam kegiatan Usaha Tani,• Tehnik Pengendalian Sundep/Beluk pada Tanaman Padi• Tehnik Pembuatan Silase untuk Pakan Ruminansia Dilaporkan oleh :IR. YUSRIZAL, M.Si/Admin Aceh Besar