Loading...

BP3K WATANG SAWITTO GERAKAN MASSAL BERANTAS PENGGEREK BATANG

BP3K WATANG SAWITTO GERAKAN MASSAL BERANTAS PENGGEREK BATANG
Pengamat Hama Pertanian (PHP) kecamatan WatangSawitto, Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) kecamatan Sawitto, Tim Buser Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang dan melibatkan beberapa petani dari anggota Kelompok Tani Labulawang A melakukan Gerakan Pengendalian Massal OPT hama penggerek batang padi di kelurahan Siparappe kecamatan Watang Sawitto,Senin (19/1). Pengendalian dilakukan secara serentak menyemprot areal sawah yang terserang.Bahan pengendali yang digunakan berupa insektisida batu andari Distanak kabupaten Pinrang. Jamaluddin, SP penyuluh pendamping Kelurahan Siparappe menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan Pengamat Hama Pertanian (PHP) kecamatan Watang Sawitto dan penyuluh lapang, di kelurahan Siparappe kecamatan Watang Sawitto terdapat beberapa petak sawah yang terserang hama, sehingga sangat perlu dilaksanakan pengendalian hama penggerek batang untuk menekan populasi dan serangan OPT penggerek batang ''ungkap penyuluh pertanian ini''.Hama Penggerek batang merupakan hama utama pada tanaman padi, serangan penggerek batang padi bisa terjadi semenjak di persemaian sampai masa pertumbuhan dan perkembangannya. Kadang-kadang lebih dari satu jenis penggerek yang menyerang tanaman padi, kedatangannya pun tidak bersamaan sehingga bagi sebagian petani merasa kesulitan dalam pengendaliannya. Dengan mengetahui gejala serangan penggerek batang padi, jenis dan waktu serangannya maka pengendalian hama ini tidaklah sulit. Metode pengendalian hama penggerek batang padi yang dimaksud adalah Pengendalian Hama Terpadu (PHT) atau Management Pest Control, yaitu suatu metode pengendalian hama yang manggabungkan atau mengintegrasikan berbagai teknik pengendalian yang kompatibel dan berkesinambungan. Dalam metode ini, mekanisme penekanan populasi hama dilakukan dengan mengelolatanaman, lingkungan dan musuh alaminya. Ada beberapa hal penting atau prinsip dalam PHT, yaitu :budi dayatanaman sehat, pengamatan secara berkala dan pelestarian musuh alami. Apabila prinsip-prinsip tersebut dilaksanakan dengan benar, para petani akan mampu merekomendasikan sendiri tindakan pengendalian yang harus dilakukan untuk menekan populasi hama sehingga tidak menimbulkan kerugian secara ekonomis.