Loading...

BP4K MINAHASA TENGGARA FASILITASI MIMBAR SARASEHAN PELAKU UTAMA

BP4K MINAHASA TENGGARA FASILITASI  MIMBAR SARASEHAN PELAKU UTAMA
Bertempat di Auditorium Kantor Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara, dilaksanakan kegiatan Mimbar Sarasehan yang disponsori oleh KTNA dan difasilitasi oleh Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Mitra yang berlangsung dengan lancar.Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2014 tersebut dihadiri oleh peserta dengan jumlah 400 orang, yang mewakili Kelompok Tani, Wanita Tani Gapoktan, KTNA, Pokdakan serta perwakilan IPKANI. Acara dibuka oleh Bupati Minahasa Tenggara yang diwakili Sekretaris Daerah Bpk. Ir. B. A. Tinungki, M.Eng. Dalam sambutan dan arahannya, beliau menyampaikan tentang rencana pengembangan kawasan satu desa satu produk (one village one product). Lebih lanjut disampaikan bahwa Kabupaten Minahasa Tenggara perlu mengembangkan 3 (tiga) tanaman palem (palma) spesifik yang ada yaitu Kelapa, Aren dan Salak beserta semua turunan-turunannya agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam sambutan dan arahannya Sekretaris Daerah juga menekankan tentang 4 Sukses pembangunan pertanian:1. Pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan2. Peningkatan diversifikasi pangan, 3. Peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor4. Peningkatan kesejahteraan petaniPada kegiatan ini juga mengundang instansi terkait, dengan pemaparan materi:1. Program/Kebijakan Pembanguan Ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Tenggara di sampaikan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Bpk. Mochtar Wantasen, SE2. Program/Kebijakan pembangunan Pertanian dan Peternakan di Kabupaten Minahasa Tenggara oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bpk Ir. Elly Sangian, ME3. Program/Kebijakan pembangunan Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Minahasa Tenggara Oleh Kepala Bidang Budidaya Bpk. Ir. John Walelang4. Program/Kebijakan pembangunan Kehutanan dan Perkebunan di Kabupaten Minahasa Tenggara oleh Kepala Bidang Perkebunan Bpk. Petrus Worang, SE Dari pemaparan pemateri yang ada, terjadi diskusi/tanya jawab dengan para peserta yang menyampaikan beberapa permasalahan diantaranya:- Masalah iklim yang dihadapi petani yaitu iklim yang tidak menentu, benih, pupuk, modal, teknologi, serta masalah pasar/pemasaran- Persaingan diera pasar bebas asean (Masyarakat Ekonomi Asean) oleh petani yang masih harus meningkatkan kualitas produk agar tidak kalah bersaing- Permasalahan jaringan irigasi dan kebutuhan alsintan yang memadai- Peningkatan kelas kemampuan kelompok Hasil pembahasan akan ditindaklanjuti dengan perumusan hasil kesepakatan mimbar sarasehan yang akan disusun oleh Tim Perumus yang telah ditetapkan yang terdiri dari unsur BP4K (Koord. Penyuluh), BP3K (Koord. Penyuluh Kecamatan) dan KTNA Kabupaten.