Dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Pinrang yang ke 55 pada 19 Pebruari 2015, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Pinrang turut berpartisipasi mengikuti berbagai kegitan, salah satunya adalah pameran pembangunan lingkup pertanian, perikanan dan kehutanan. Kepala BP4K Andi Amir Riu ketika memimpin rapat pesiapan beberapa waktu lalu mengatakan, ada lima poin penting yang perlu dimantapkan dalam menghadapi pameran pembangunan. Kelima poin itu antara lain miniatur klinik pertanian terpadu, isi pameran, kebutuhan untuk pameran, partisipasi penyuluh lapangan dari Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan dan mempersiapkan analisa usaha dari masing-masing komoditi yang dipamerkan. Lokasi pameran khususnya untuk lingkup pertanian, perikanan, kehutanan dan penyuluhan di lapangan Bosowa samping hotel Atiqa Pinrang. Sedangkan stand pameran untuk institusi lain tetap di halaman masjid Al Munawir kota Pinrang. Koordinator tim teknis rancang bangun pameran BP4K, Elvi Martina menjelaskan soal materi yang dipamerkan oleh BP4K antara lain klinik pertanian, akuaponik, hidroponik dan beberapa komoditi unggulan sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan kabupaten Pinrang. Hidropinik ini yang akan menjadi materi utama selain klinik pertanian sesuai dengan hasil studi banding pejabat struktural dan penyuluh pertanian BP4K ke Bogor beberapa waktu lalu.Pameran pembangunan yang dibuka oleh Gubernur Sulsel didampingi oleh Bupati Pinrang dan sejumlah unsur muspida pada tanggal 19 Februari dan telah berakhir pada Senin, 23 Februari 2015. Berdasarkan hasil penilaian di stand pameran lingkup pertanian, perikanan dan kehutanan oleh dewan juri yang mengumumkan pada saat malam ramah tamah Senin malam maka stand BP4K meraih peringkat ketiga. Sedangkan peringkat kedua dan pertama dimenagkan oleh Kantor Ketahanan Pangan dan Dinas Kehutanan Perkebunan kabupaten Pinrang. Sementara Dinas Pertanian dan Peternakan hanya mendapat penghargaan terpavorit.(ASA)