Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanana dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Kabupaten Agam, Sumatra Barat, gelar rapat lengkap. Acara yang berlangsung Rabu (18/2) lalu di UPT. BP4K2P Kecamatan Palembayan itu, juga diikuti Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Agam, Ir. Isman Imran, M.Si, SKPD lingkup pertanian, Camat Palembayan Aryati, S. Sos, M.Si, dan Kepala UPT. BP4K2P se Kabupaten Agam. SKPD terkait yang tidak hadir hanya Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak), sedang dua SKPD lain. SKPD yang hadir memenuhi undangan, hanyalah Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) diwakili sekretarisnya Ir. Daswirzal, M.Si, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) diwakili Kepala Bidang Budidaya Rosva Deswira, S.Pi.Ketidak hadiran dari pihak Dipertahornak, sangat mengecewakan Kepala BP4K2P Kabupaten Agam, Monisfar, S. Sos, sebab hari itu adalah hari yang diharapkan dapat saling informasi dan koordinasi secara langsung sekaitan dengan program yang akan lansir dilapangan.Ditinjau dari sisi pemilik program Monisfar mengakui SKPD yang punya, namun dari sisi SDM BP4K2P memiliki tugas yang berat atas kesuksesan program pada SKP lingkup pertanian tersebut. "Kenapa Kepala Dipertahornak Ir. Afdal tidak hadir. Biasanya rapat bulanan tidak mengundang SKPD lain, hanya diikuti aparatur interen BP4K2P Kabupaten saja, tetapi karena pentingnya mendudukan permasalahan secara langsung dihadapan bersama, maka rapat kali ini mengundang SKPD dan coordinator pembangunan Kabupaten Agam, yaitu Asisten Ekbang.Selama ini, dalam penyelenggaraan kegiatan dilapangan sangat dirasakan kurangnya koordinasi, malah dinilai tidak ada sama sekali, akibatnya terjadi saling menyalahkan. SKPD langsung saja petani atau ke kelompok tani menyerahkan kegiatan yang diperalat penyuluh, bila terjadi permasalahan yang dituding Kepala UPT dan penyuluh, sementara Satuan Pangkalan Administrasi (Satmingkal) Kepala UPT dan penyuluh itu berada di BP4K2P. Kalau permasalahannya hanya sampai disitu saja tidak apa-apa, tetapi ujung-ujungnya ada yang berujung dengan penegak hukum, Kepala UPT dan Penyuluh ikut diminta untuk bertanggungjawab, sementara satmingkal Kepala UPT dan Penyuluh itu di BP4K2P, sedang dalam mengerjakan kegiatan tidak ada koordinasi, sebut Monisfar. Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekkab Agam, Isman Imran, berharap, agar koordinasi antar lembaga itu sangat penting dilakukan. Sebab, sebut Isman Imran, berhasil atau tidaknya dalam pelaksanaan program tersebut sangat ditentukan atas kerjasama yang baik. Bekerja tanpa koordinasi yang baik akan mendapatkan hasil yang sia-sia, akan menghasilkan permasalahan.Serahkan Bantuan.Rapat bulanan yang digelar BP4K2P Kabupaten Agam digelar digilir ke kecamatan-kecamatan. Setelah bulan januari lalu UPT. BP4K2P Kecamatan Malalak yang jadi tuang rumah, rapat rabu kemaren ini giliran UPT. BP4K2P Kecamatan Palembayan yang jadi tuan rumah.Tujuan dilirnya penyelenggaraan rapat bulan ini, menurut Monisfar, ada beberapa pengertian, diantaranya agar aparatur lain merasakan pahit atau manisnya berkunjung kedaerah tersebut. Kemudian sudah menjadi komitmen, didaerah itu diserahkan bantuan kepada keluarga kurang mampu, selain itu untuk dapat dilihat secara bersama-sama potensi apa yang terkandung dikecamatan tersebut, serta permasalahannya.Bantuan yang serahkan usai pada jam istirahat rabu kemaren itu adalah dalam bentuk beras, diserahkan Asisten Ekbang, Isman Imran kepada keluarga kurang mampu, Nibar 70, dan Septiazija 41.(Lukman, S.P)