Siak- Komandan Distrik Militer (Dandim) 0303 Kabupaten Siak, Letnan Kolonel Arh Wahyu Dwi Haryanto SIP, Rabu, 11 Februari 2015 yang lalu secara resmi membuka pelatihan budidaya padi, jagung dan kedelai bagi Dandim dan Bintara se-Kabupaten Siak, di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) Datuk Tanah Datar, Desa Buantan Besar, Kecamatan Siak, yang dilaksankan oleh Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Kabupaten Siak berkerjasama dengan Kodim 0303 Siak.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, MSi, Sekretaris Bakorluh Propinsi Riau drh. Askardiya Ribudana Patrianov, Kepala Badan Pelaksanaan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Siak H. Syahrial SE, MSi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Ir. Hj. Robiati MP, Camat Siak Wan Syaiful AP, MSi, Penyuluh Lapangan, para Dandim se-Kecamatan Siak, Babinsa serta puluhan anggota TNI dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Siak. Pada kegiatan pembukaan Diklat Pajale, Dandim 0303 dalam sambutannya penyampaikan bahwa kegiatan Diklat ini bertujuan untuk membekali dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan para Babinsa yang nantinya akan diarahkan sebagai Kader Ketahanan Pangan di wilayah tugasnya masing-masing. Melalui Diklat ini para Danramil dan Binsa Babinsa diharapkan dapat membantu petugas PPL yang ada di wilayah Kabupaten Siak dan sekaligus mampu mendampingi, membina serta membimbing para petani untuk bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah dalam mencapai target Swasembada pangan Tahun 2017, seperti yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo dapat terealisasi di Kabupaten Siak.Masalah pangan merupakan salah satu komoditas yang sangat penting dan strategis bagi keberadaan sebuah negara, dengan terus bertambahnya jumlah penduduk Dunia, maka kebutuhan pangan tentu akan meningkat. Pada kesempatan tersebut Dandim 0303 Siak Letnan Kolonel Arh. Wahyu Dwi Haryanto, S.IP juga mengatakan bahwa kegiatan Diklat angkatan pertama yang dilaksanakan ini adalah merupakan kegiatan yang sangat positif dan tentunya memiliki nilai serta manfaat yang sangat penting, sekaligus merupakan bentuk komitmen dan tanggungjawab kita semua dalam rangka mendukung serta mensukseskan program pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan guna mencapai swasembada pangan nasional di wilayah Kabupaten Siak, khususnya dalam upaya peningkatan produksi tanaman padi, jagung dan kedelai di seluruh wilayah Kabupaten Siak. Selain itu Dandim 0303 juga menyampaikan kepada seluruh Danramil dan Babinsa agar memiliki pengetahuan di bidang pertanian khususnya pada tanaman padi, jagung dan kedelai, dengan demikian diharapkan dapat memotivasi para petani serta masyarakat untuk terus berupaya menciptakan inovasi baru di bidang pertanian, sehingga hasil pertanian akan terus meningkat.Sementara itu, Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri MSi menyebutkan, Pemkab Siak sangat menyambut baik terhadap acara yang digelar Dandim 0303 bekerjasama dengan Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Kabupaten Siak, apalagi ini merupakan salah wujud untuk merealisasikan terhadap keinginan Presiden dalam mendukung program swasembada pangan tahun 2017 nanti. Dimana Indonesia sudah bertekad untuk tidak melakukan impor beras lagi ke luar negeri. "Target ini akan dicapai dalam kurun waktu tiga tahun. Pemerintah sudah gencar melakukan upaya dan dukungan dalam menuju swasembada pangan tersebut, seperti melakukan pembangunan irigasi pada sejumlah daerah pertanian di Indonesia," terangnya