Loading...

BUAH BERULAT DAN USAHA PENGENDALIANNYA

BUAH BERULAT DAN USAHA PENGENDALIANNYA
Seringkali kita menemukan buah yang berulat didalamnya. Ini membuat kita merasa jijik dan ngeri untuk memakannya. Dan merasa rugi karena telah membelinya. Padahal pada saat membeli sudah diperiksa t dengan jeli apakah tidak rusak atau busuk. Buah ini tergolong buah cacat. Karena mengandung ulat di dalamnya. Ulat itu berasal dari larva lalat buah. Biasanya berasal dari Bangsa Diptera keluarga Tephriptidae.. Ukuran lalat buah relative kecil. Ada yang larvanya hanya langsung menyerang daging buah saja, dan ada juga yang larvanya menyerang daun atau pucuk tunas. Bukan hanya buah yang berulat, biasanya akan disertai dengan busuk buah. Ini terjadi karena ketika lalat buah meletakkan telurnya ke dalam daging, ternyata bukan hanya telur yang ditusukkan. Tetapi bakteri pengiring telur juga ikut. Ini yang membuat daging buah menjadi berulat dan busuk. Dalam tingkat yang lebih parah akan menyebabkan buah gugur sehingga ulat akan berkepompong di dalam tanah. Karakteristik lalat buah ini beraktifitas pada siang hari. Dan sangat tertarik dengan visualisasi warna kuning. Karena identik dengan buah yang masak. Untuk pertanaman, tidak menganggu, namun menurunkan kualitas buah-buahan. Untuk meminimalisir serangan lalat buah beberapa tindakan preventif yang dapat dilakukan berupa sanitasi kebun. Buah yang gugur dikumpulkan dan dibakar sehingga larva yang ada di dalam buah menjadi mati. Sekaligus memotong siklus kehidupannya. Larva akan berkepompong di dalam tanah begitu buah jatuh ke tanah, dia akan masuk secepatnya ke dalam tanah. Untuk itu lahan yang berada di bawah tajuk tanaman dicangkul, dibalikkan ke atas sehingga akan membunuh kepompong karena terkena paparan sinar matahari. Semak-semak yang berada di arel pertanaman sampai radius 1,5 km sebaiknya dibabat pada saat tidak musim buah, karena menjadi tempat tinggal lalat buah.Tindakan berikutnya adalah secepat mungkin melakukan pembungkusan buah. Ini dapat meminimalisir infeksi tusukan lalat buah. Pengasapan kebun juga dapat mengusir lalat buah dan bila dilakukan lebih dari 13 jam, dapat membunuh lalat buah. Bahan pengasapan bisa dipakai jerami atau sekam. Secara kimiawi dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida. Pemakaian musuh alami juga bisa dilakukan dengan menggunakan semut, lebah atau tawon yang menjadi musuh alaminya. Pemakaian zat feromone juga bisa dilakukan. Untuk merusak masa kawin, sehingga lalat buah betina tidak terbuahi. (admin_tjjbngtmr)Penulis : Effi Permata Sari, SP/Penyuluh Pertanian Muda