Loading...

BUDIDAYA BAWANG MERAH DI KELOMPOK TANI TUNAS MEKAR

BUDIDAYA  BAWANG MERAH DI KELOMPOK TANI TUNAS MEKAR
Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang dapat dipasarkan dalam bentuk olahan dan sayuran segar. Disamping faktor kesesuaian lahan dan agroklimat,daya serap pasar baik untuk keperluan segar maupun untuk keperluan olahan serta perkembangan harga ikut berpengaruh terhadap pasang surutnya luas panen Bawang merah di daerah penghasil bawang merah. Kebutuhan akan Bawang merah terus meningkat setiap tahun sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Kelompok Tani Tunas Mekar selain membudidayakanpadi sawah juga bertanam sayuran seperti sawi dan kangkung. Setelah mendapatkan Kegiatan Pengembangan Bawang merah seluas 3 Ha Kelompok TaniTunas mekar memncoba komoditas bawang merah karena memiliki nilai ekonomi tinggi diharapkan dapat meningkatkan pedapatan dan kesejahteraan anggota kelompok tani. TAHAPAN BUDIDAYA BAWANG MERAH ADALAH PENGOLAHAN LAHAN Pengolahan Lahan dimulai dari pembajakan untuk mempermudah dalam pengerjaan pembuatan guludan dan memutus siklus hidup gulma setelah itu pembuatan guludan dengan lebar guludan 1 m dan lebar parit 60-70 cm. Setelah pembuatan guludan selesai maka dilakukan pencangkulan untuk meremahkan struktur tanah. Setelah itu dilakukan Penaburan dolomit 1000 kg/Ha dan ditunggu sampai turun hujan agar dolomit diserap oleh tanah. Setelah seminggu di tabur pupuk organik 2000kg/Ha dan diaduk dengan tanah sampai rata. PENANAMAN BAWANG MERAH Penanaman Bawang merah dilakukan dengan jarak 20 x 20 (cm) dengan jumlah bibit 1 bibit per lubang tanam. Sebelum ditanam bibit bawang dipotong menggunakan cutter dengan ukuran1/3 bagian dari ujung umbi bawang. PEMELIHARAAN Pemeliharaan yang dilakukan pada pngembangan Bawang Merah di Kelompok Tani Tunas Mekar adalah Penyiangan,pengairan, Pemupukan,dan pengendalian OPT. Penyiangan pada tanaman bawang merah dilakukan 3 kali dari mulai tanam s.d panen karena pertumbuhan gulma di tanaman bawang banyak. Pengairan dilakukan pada saat tanah kering sehingga memerlukan tambahan air dari sumur bor atau saluran irigasi apabila terdapat air. PEMUPUKAN Pemupukan yang sudah dilakukan Kelompok Tani Tunas Mekar adalah pemupukan Dasar menggunakan pupuk kandang 2000 kg/Ha. Pemupukan selanjutnya menggunakan KNO3 40 kg/Ha dan NPK 400 kg/Ha. Kelompok Tani Tunas mekar menggunakan Pupuk Cair secara swadaya untuk merangsang pembesaran umbi. Pengendalian OPT dilakukan dengan penggunaan pestisida untuk pegendalian Ulat dan penyakit Moler. PANEN Panen bawang merah dilakukan pada saat tanaman bawang merah berumur 55 hari setelah tanam untuk konsumsi sedangkan untuk dijadikan bibit kembali dipanen 60 s.d 70 hst. Pascapanen yang dilakukan adalah penjemuran umbi bawang merah dan ditangkar. Oleh : Desi Ariyani, SP