Loading...

BUDIDAYA BAWANG MERAH SEBAGAI ALTERNATIF PILIHAN PETANI DI DESA NGUMPAKDALEM

BUDIDAYA BAWANG MERAH SEBAGAI ALTERNATIF PILIHAN PETANI DI DESA NGUMPAKDALEM
Desa Ngumpakdalem sebagai salah satu desa yang terletak di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Luas lahan pertanian desa tersebut kurang lebih 630 ha. Dengan pola tanam padi – padi – palawija. Palawija di desa ini lebih dominan kacang hijau, yang biasanya ditanam pada musim kemarau.Ada beberapa petani yang mempunyai keinginan untuk maju dengan mengubah pola pikir yaitu mencoba alternatif pilihan komoditas lain seperti bawang merah. Seperti kita ketahui, bawang merah mempunyai prospek yang bagus untuk dikembangkan. Oleh karena itu, beberapa petani di Dusun Panggang Desa Ngumpakdalem, yang tergabung dalam Kelompok Tani Margo Mulyo mencoba untuk bertanam bawang merah. Adalah beliau Bapak Ali dan Bapak Taji yang merupakan penggiat petani bawang merah. Sebagai langkah awal mereka menanam di lahan masing-masing dengan luas lahan yang tidak begitu banyak. Belajar secara otodidak sambil mencari informasi tentang budidaya bawang merah, menjadikan mereka semangat untuk terus bercocok tanam.Beberapa kendala tak menjadikan mereka surut dalam melangkah. Perlahan dan pasti mereka merawat serta memelihara tanamannya. Bawang merah merupakan tanaman yang membutuhkan perawatan lebih intensif dibandingkan tanaman padi dan palawija. Meskipun begitu, tanaman ini tetap mempunyai nilai lebih dibandingkan lainnya, misalkan umur yang lebih pendek. Waktu budidaya yang hanya berumur 2 bulan menjadikan petani lebih cepat mempunyai penghasilan. Apalagi jika pada saat panen, harga jual bawang merah tinggi. Otomatis akan menanmbah penghasilan tambahan di atas rata-rata. Oleh sebab itu, budidaya bawang merah bisa menjadi alternatif pilihan bagi petani.Sampai sekarang, petani yang mau budidaya bawang merah di Dusun Panggang Desa Ngumpakdalem ini terus bertambah dengan luas lahan kurang lebih 2 ha. Hal ini juga menjadikan petani di dusun lain tertarik untuk menanam bawang merah, seperti di Dusun Bogo. Ada beberapa petani yang juga ikut tanam bawang merah. Semoga komoditas bawang merah ini bisa menjadikan tambahan alternatif penghasilan bagi petani.(by Anna Yuli Soniawati STP, Penyuluh Pertanian)