Loading...

BUDIDAYA BAWANG PUTIH

BUDIDAYA BAWANG PUTIH
Bawang putih (Allium sativum) merupakan salah satu bumbu dapur yang selalu ada pada saat meramu menu masakan. Dalam membuat bumbu masak, jika tidak ada bawang putih berarti belum lengkap. Cita rasa yang dihasilkan oleh bawang putih tidak dapat digantikan oleh bumbu lainnya. Rasa gurih dan sedap serta baunya yang wangi menjadi penambah nikmat masakan. Bawang putih ternyata juga bermanfaat sebagai obat tradisional. Bawang putih bisa dimanfaatkan untuk pencegahan sakit darah tinggi, reumatik, jerawat, dan juga dikenal sebagai antibiotik alami.Untuk pemula, bertanam bawang putih mungkin dianggap cukup sulit. Namun sebenarnya, tanaman ini tidak sulit untuk dibudidayakan. Hanya saja butuh kehati-hatian lebih di setiap tahapan budi daya. Yaitu mulai dari awal penanaman hingga pemanenan. Yuk, kita belajar bersama bagaimana cara menanam bawang putih yang benar.Persiapan Media TanamMedia tanam untuk bawang putih adalah tanah yang sudah diolah dengan baik. Dibutuhkan proses pengolahan tanah untuk menyiapkan media tanam yang cocok untuk pertumbuhan bawang putih. Jenis tanah yang baik untuk pertumbuhan bawang putih adalah lempung berpasir. Dan teksturnya sebaiknya gembur. Penggemburan tanah dapat dilakukan dengan cara mencangkul tanah kira-kira sedalam 30 cm. Jika pencangkulan tanah sudah dilakukan, periksa tingkat keasaman tanah (pH tanah). Tingkat keasaman tanah yang ideal untuk menanam bawang putih yaitu antara 5,5-7. Jika kondisi keasaman tanah di bawah angka tersebut, sebaiknya media tanam dicampur dengan kapur pertanian (dolomite). Jika persiapan tanah sebagai media tanam sudah selesai dikerjakan, dilanjutkan dengan membuat bedengan. Bedengan dibuat sebagai tempat bibit yang akan ditebarkan. Buatlah juga parit antar bedengan untuk memudahkan pengairan pada masing-masing bedengan. Jika sudah terbentuk bedengan dan paritnya, maka perlakuan penanaman bisa dikerjakan.PenanamanBibit tanaman bawang putih berupa umbi bawang putih. Untuk memulai proses penanaman, pilihlah umbi yang unggul (tahan terhadap serangan hama dan penyakit) dan ukurannya seragam. Tanamlah umbi bibit tersebut ke dalam tanah sedalam kurang lebih 3 cm. Setiap tanaman dibuat jarak antar tanam. Umumnya jarak antar tanaman untuk budi daya bawang putih sekitar 20x20 cm. PemupukanPupuk yang digunakan untuk budi daya bawang putih pada umumnya adalah pupuk kandang atau kompos dan pupuk fosfor serta kalium. Pupuk-pupuk ini biasanya sudah diberikan pertama kali saat pengolahan tanah. Masing-masing pupuk dapat diberikan dengan periode waktu paling lama 1 bulan sekali. Namun, perlu diperhatikan jika tanaman bawang putih anda adalah bawang putih organik. Terdapat perbedaan pupuk yang harus digunakan.Pemberian MulsaPemberian mulsa ini adalah perawatan yang dilakukan pada tanaman bawang putih pada saat musim kemarau. Mulsa yang digunakan adalah jerami padi kering. Jerami padi berguna untuk meningkatkan suhu tanah yang bisa membantu proses pertumbuhan tanaman bawang putih menjadi lebih optimal.PengairanPengairan harus dilakukan secara rutin namun dengan dosis yang disesuaikan. Gunakanlah parit antar bedengan sebagai penampung air untuk pengairan bedengan. Genangi parit secukupnya dan lakukan sebanyak dua kali seminggu di awal penanaman. Seiring berjalannya waktu, pengairan dapat dikurangin intensitasnya menjadi dua minggu sekali.PenyianganPenyiangan yang dilakukan adalah membersihkan rumput atau tanaman pengganggu yang ada di sekitar tanaman bawang putih. Cabut rumput dan tanaman pengganggu dan buang pada tempat yang jauh dari tanaman bawang putih.Pengendalian Hama dan PenyakitPengendalian hama dan penyakit dilakukan mulai dari tanaman baru ditanam yaitu dengan cara memilih bibit bebas hama dan penyakit. Dilanjutkan dengan melakukan sanitasi tanaman serta penyemprotan pestisida rutin. Lakukan sesuai kebutuhan dan hindari penyemprotan anti hama mendekati masa panen.PemanenanTanaman bawang putih dapat dipanen pada umur 3-4 bulan. Lakukan pemanenan dengan mencabut hingga umbi keluar dari tanah (media tanam). Tanda-tanda tanaman bawang putih siap panen ditandai dengan daun tanaman sudah menguning dan layu (lebih dari 50%). setelah dicabut, ikat rumpun bawang putih dengan jumlah 30 rumpun per ikat. Setelah itu jemur hingga bagian batangnya kering. Penjemuran yang maksimal biasanya sekitar dua minggu. (Ibrahim Saragih)Sumber : www.carakumenanam.com