Loading...

BUDIDAYA JAMUR TIRAM (pleurotus ostreabus) BAGI PEMULA

BUDIDAYA JAMUR TIRAM (pleurotus ostreabus)  BAGI PEMULA
BUDIDAYA JAMUR TIRAM (pleurotus ostreabus) BAGI PEMULA0leh : Titin Rostiningsih,SP PENDAHULUANDi jaman yang serba sulit ini, kita dituntut untuk bisa menangani segala sesuatu seefisien mungkin. Memiliki usaha sendiri merupakan salah satu alternative solusi yang dapat dijadikan pilihan. Usaha jamur tiram, dalam hal ini jamur tiram putih merupakan salah satu kegiatan usaha yang dapat dikembangkan dalam skala rumah tangga. Usaha ini dapat dijadikan sebagai pekerjaan sampingan karena dalam budidaya jamur tiram pemeliharaan tidak banyak menyita waktu hanya saja diperlukan ketelitian, kebersihan dan keuletan. APA ITU JAMUR TIRAM?Jamur tiram mempunyai nama latin”Pleurotus ostreabus”. Disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram, berwarna putih berbentuk setengah lingkaran. Ada 2 kegiatan utama dalam budidaya jamur tiram. Tahap pertama adalah membuat media tanam dan menginokulasikam bibit jamur ke dalam media tanam tersebut sehingga sihingga media ditumbuhi miselium berwarna puitih seperti kapas. Sedangkan tahap kedua adalah menumbuhkan miselium tersebut menjadi badan buah. CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAMLangkah-langkahya :A. Menyiapkan kumbungKumbung atau rumah jamur merupakan bangunan yang biasa digunakan sebagai tempat pertumbuhan jamur tiram.. Kumbung biasanya berupa bangunan yang diisi rak-rak bertingkat untuk meletakan baglog. Bangunan tersebut harus mempu menjaga suhu dan kelembaban. Rangka rak bias terbuat dari bambu atau kayu. Rak diletakan berjajar. Antara rak yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.B. Menyiapkan baglogApa itu baglog? Baglog adalah media tanam tempat meletakkan bibit jamur tiram. Bahan utama baglog adalah serbuk gergaji kayu, karena jamur tiram termasuk jenis jamur kayu. Baglog dibungkus plastik berbentuk silinder, dimana salah satu ujungnya diberi lubang. Pada lubang tersebut jamur akan tumbuh menyembul keluar.C. Cara merawat baglogAda 2 cara menyusun baglog dalam rak yakni diletakan secara vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas dan secara horijontal lubang baglog menghadap ke samping. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Baglog yang disusun secara horijontal akan lebih aman dari siraman air. Bila penyiraman air berlebihan, air tidak akan masuk ke dalam baglog dan selain itu untuk pemanenan lebih mudah. Sebelum baglog disusun terlebih dahulu cincin dan kertas/kapas penutup baglog dibuka kemudian diamkan lebih kurang 5 hari. Lakukan peyiraman agar terjaga kelembaban. Setelah itu potong ujung baglog untuk memberikan ruang pertumbuhan lebih lebar. Sebaiknya peyiraman dengan sprayer untuk membentuk kabut bukan tetesan air. Penyiraman dilakukan 2-3 kali sehari tergantung suhu dan kelembaban kumbung.D. Pengendalian Hama dan penyakit tanaman jamurSelain pemeliharaan pada baglog, perlu dilakukan perawatan untuk mencegah atau mengendalikan hama dan penyakit yang bisa menyerang jamur tiram kapan saja. Hama dan penyakit yang menyerang tentu dipengaruhi oleh faktor lingkungan maupun jamur itu sendiri. Jenis hama yang menyerang tanaman jamur tiram:1. UlatUlat merupakan hama yang palingtg banyak dijumpai di dalam budidaya jamur tiram. Ada 3 faktor penyebab kemunculan hama ulat ini yaitu :- Faktor kelembaban. Hama ini muncul disaat kelembaban udara berlebihan apalagi disaat musim hujan. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengatur sirkulasi udara. Caranya denagan membuka lubang sirkulasi dan untuk sementara proses penyiraman dihentikan.- Kotoran dari sisa pangkal/ bonggol atau tangakai jamur dan jamur yang tidak terpanen. Jamur yang tertinggal saat pemanenan dapat mengundang binatang kecil seperti kepik. Kepik ninilah yang menjadi pencetus timbulnya ulat.- Lingkunag tidak bersih. Ulat bisa muncul apabila rumah kumbung ataupun sekitar kumbung tidak bersih. Misalnya adanya kandang ternak di sekitar kumbung.2. Semut, Laba-laba, kleket (sejenis molusca)Semut dan laba-laba dapat diatasi dengan membongkar sarangnya dan menyiramnya dengan minyak tanah. Sementara kleket kerap dijumpai pada mulut baglog dan untuk mengatasinya dengan mengambilnya dengan tangan. Jenis penyakit yang umum menyerang jamur tiram yaitu :1. Cendawan atau jamur lain yang tidak diinginkanSerangan jamur yang tidak diinginkan tersebut bersifat pathogen yang ditandai dengan timbulnya miselium berwarna hitam, kuning,hijau dan timbulnya lender pada substrat/ baglog. Miselium tersebut mengakibatkan pertumbuhan jamur tiram terhambat bahkan tidak tumbuh.. Penyakit ini disebabkan karena lingkungan atau peralatan saat pembuatan media tidak bersih jadi dapat terkontaminasi dengan jamur yang diinginkan.2. Tangkai memanjangPenyakit ini ditandai dengan tangkainya yang memanjang dan tubuh buah mengecil. Penyakit ini merupakan penyakit fisiologi disebabkan oleh karbondioksida karena ventilasi kuran. Agar tidak terserang penyakit ini, ventilasi di dalam kumbung diature seoptimal mungkin. PANEN DAN PASCA PANEN Bila baglog yang digunakan permukaanya telah tertutup sempurna dengan meselium, biasanya dalam 1-2 minggu Sejak pembukaan tutup baglog, jamur akan tumbuh dan sudah bias dipanen. Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali selama 4-6 bulan, bila perawatannya baik. Baglog yang memiliki bobot sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur sebanyak 0,7-0,8 kg. Setelah itu baglog dibuang atau bisa dijadikan bahan kompos. Pemanenan dilakukan terhadap jamur yang telah mekar dan membesar namun tudungnya belum pecah warnanya masih putih bersih. Bila pemanenan telat setengah hari saja maka warna menjadi kuning kecoklatan dan tudungnya pecah. Jarak antar panen pertama ke panen berikutnya berkisar antara 2-3 minggu.