Loading...

Budidaya Mentimun Baby

Budidaya Mentimun Baby
BUDIDAYA MENTIMUN BABY Mentimun ( Cucumis Sativus ) merupakan sayuran yang masuk dalam keluarga labu-labuan ( Cucurbitaceae ) seperti semangka, dan melon.Mentimun mempunyai karakteristik buah yang berbentuk lonjongmemanjangberwarna kehijau-hijauan . Pada ujung tangkai buah biasanya mempuyai getah berwarna bening agak lengket. Seiring permintaan pasar yang menghendaki kepraktisan untuk lalapan, maka sekarang berkembang jenis mentimun kecil/sedang yaitu jenis mentimun baby. Khusus untuk mentimun baby buahnya kecil bulat lonjong dan panjangnya sekitar 10 cm dengan berat rata-rata 50 gr. Varietas mentimun baby ini antara lain Chincan, Baby 007, dan Semi F1.Cara budidayanya relatif cukup mudah, dan pada umur tanaman sekitar 33 HST pembudidaya sudah mulai bisa memetik hasil perdana, dan tiap hari selanjutnya panen terus. Potensi hasil sampai akhir panen sekitar 2-3 kg/tanaman. Dengan harga yang relatif lebih stabil dibanding mentimun besar yaitu sekitar Rp 3.000,0 /kg, maka jenis mentimun ini cukup menjanjikan untuk dibudidayakan.CARA BUDIDAYA MENTIMUN BABY 1.Persiapan lahan Lahan kondisi kering dibajak singkal dan digaru, kemudian dibuat bedengan –bedengan setengah jadi ukuran lebar 120 cm x tinggi ( tebal ) 40 cm x panjang disesuaikan lahan yang ada. Jarak antar bedeng 70 cm. Pupuk dasar berupa kompos 400 ku/1000 m2 dan pupuk kimia ( NPK 20 kg + ZA 10 kg) / 1000 m2, ditebarkan merata di atas bedengan kasar dan selanjutnya bedengan disempurnakan dan diratakan kemudian ditutup mulsa plastik perak hitam. Mulsa dibuat lubang tanam dengan jarak tanam 60 cm x 50 cm.2. Penanaman ;Benih yang akan ditanam dikecambahkan dulu ; benih dibalut kain kemudian direndam dalam air hangat selama 6 jam , kemudian diangkat dibiarkan dan diletakkan ditempat yang teduh dan gelap. Setelah benih berkecambah lalu ditanam di lubang tanam satu lubang satu, dan ditaburi furadan secukupnya agar aman. 3. PerawatanPerawatan tanaman ini meliputi pengairan, pemupukan susulan , pemberian ajir, dan pengendalian OPT. Pengairan;Tanaman mentimun tidak memerlukan banyak air. Pengairan hanya dilakukan pada saat umur 1-4 hari pada waktu proses pertumbuhan kecambah., serta pada umur 15- 20 hari saat mulai tumbuh batang.Pemupukan susulan;Pemupukan susulan yang diperlukan cukup dengan penyemprotan pupuk cair untuk memaksimalkan produksinya, dengan interval perlakuan 1 minggu sekali .Pengajiran;Pemasangan ajir satu hari setelah benih ditanam.Tinggi ajir 150-200 cm agar batang dan daun dapat berkembang baik.Pasang benang nilon/rafia untuk menghubungkan antara ajir yang satu dengan yang lainnya, agar dapat dipakai sebagai rambatan tanaman. Saat tanaman sudah merambat maka harus dibantu/diatur perambatannya agar tidak bertumpukan, dan juga diikat pada ajir/benang. Pengendalian OPT ;Pembersihan gulma yang tumbuh disekitar batang tanaman dalam lubang tanam dilakukan secara rutin dengan cara mencabutnya.Hama yang sering muncul biasanya lalat bunga, lalat kacang, kutu daun, dan ulat grayak. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan insektisida misalnya dengan prevaton,atau sidametrin.Penyakit yang sering menyerang yaitu bercak daun, layu bakteri ,dan layu fusarium. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan fungisida yang berbagan aktif mankozeb, atau propinep , semisal Antracol. 4. Panen Pemanenan mentimun baby mulai bisa dilakukan saat umur 33 HST, dan setiap hari harus dipanen untuk mencegah kebesaran . Potensi hasil sekitar 30 ton/ha.