BUNGA SEDAP MALAM ALTERNATIF BARU PETANI DI DESA CINTADAMAI
Bunga sedap atau dalam bahasa latin Polianthes tuberosa L. dan dalam bahasa melayu di kenal sebagai undal malam. dikenal luas sebagai bunga potong dan peghasil parfum. Bunga ini termasuk bunga yang cantik dan menarik, warnanya putih bersih dan berbau harum, serta dapat membawa ketenangan. Permintaan akan bunga sedap malam sebagai bunga potong sangat tinggi menjadikan bunga sedapa malam menjadi komoditi yang menguntungkan. Melihat hal tersebut Bapak Nanang (ketua Kelompok Tani Mekar Harapan Desa Cintadamai Kec. Sukaresmi Kab. Garut) mencoba untuk mengembangkannya. Bermodalkan semangat dan lahan seluas 0,14 Ha, Bapak Nanang mulai membudidayakan bunga sedap malam. Bibit diperoleh dari anak beliau yang secara kebetulan juga memasarkan bunga ini di ibu kota Jakarta. Menurut Bapak Nanang, usaha tani bunga sedap malam sangat menguntungkan. Dalam seminggu beliau mampu memperoleh bunga sedap malam sejumlah 2.000-3.000 batang, sedangkan harga bunga sedap malam per batangnya Rp. 1.000,-. Maka dalam semimggu Bapak Nanang akan memperoleh hasil sekitar Rp. 2.000.000,- Rp. 3.000.000. Dalam sebulan dapat mencapai Rp. 8.000.000, bahkan bila menjelang Idul Fitri dan Hari Raya Imlek harga per batangnya dapat mencapai Rp. 5.000 – Rp. 10.000. Masih menurut Bapak Nanang biaya perawatan bunga sedap malam dapat mencapai Rp. 1.750.000 – Rp. 2.000.000 tergantung dari jenis pupuk yang digunakan. Bila ingin memeproleh kualitas bunga yang baik tentu saja dibutuhkan pupuk yang baik pula sehingga biaya produksi juga akan tinggi. Namun dari pengalaman beliau dengan hanya menggunakan pupuk yang biasa saja bunga yang diperoleh sudah lebih dari cukup baik. Pengalaman Bapak Nanang yang memulai budidaya bunga sedap malam pada tahun 2014 ini ternyata memotivasi anggota kelompok yang lain untuk mencoba mengembangkan bunga sedap malam. Hingga saat ini telah ada sekitar 17 petani anggota kelompok tani yang telah membudidayakan bunga sedap malam. dengan luas lahan sekitar 2,5 Ha. Adanya komoditi ini telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani di Kp. Pasir pari Desa Cintadamai Kec. Sukaresmi Kab. Garut. Sehingga mampu menjadi alternative usaha tani pada saat musim-musim sulit. Bahkan bila dikembangkan dengan lebih baik lagi tidak menutup kemumngkinan akan menjadi komoditi unggulan dan menjadi sentra bunga sedap malam di Kab. Garut. (BPP Sukaresmi)