Loading...

BUPATI FLORES TIMUR DAN DANDIM 1624 MELAKUKAN PENCANANGAN PROGRAM UPSUS

BUPATI FLORES TIMUR DAN DANDIM 1624 MELAKUKAN PENCANANGAN PROGRAM UPSUS
Dalam rangka UPSUS (Upaya Khusus) pemerintah Kabupaten Flores Timur bekerja sama dengan KODIM 1624 sedang melakukan berbagai upaya, khususnya optimasi lahan basah agar pada tahun 2017 negara kita bisa mewujudkan tekat yaitu tercapainya swasembada pangan dengan cara peningkatan produktivitas untuk 3 komoditi strategis yaitu padi, jagung dan kedelai. Dalam sambutannya Bupati Flores Timur mengatakan bahwa negara kita adalah negara agraris dengan potensi Sumber Daya Alam yang kaya yang dapat kita kuasai dan kita olah untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat sesuai dengan amanat pembukaan UUD 1945.Untuk mencapai tujuan tersebut memerlukan kekuatan dan keteguhan mental dalam menghadapi berbagai tantangan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas hasil pertanian yang dilaksanakan melalui program ekstesifikasi pertanian/ perluasan areal, Intensifikasi Pertanian dengan mengoptimalkan lahan yang ada dengan aplikasi teknologi pertanian melalui penerapan teknologi Panca Usahatani yakni Pengolahan lahan yang baik, Penggunaan Benih Unggul, Pengairan yang teratur, Penggunaan Pupuk yang Berimbang dan Pengendalian Hama dan Penyakit yang mengarah pada prinsip – prinsip Pengendalian Organisma Pengganggu Tanaman (OPT). Lebih lanjut dikatakan bahwa, untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah terus berupaya menyediakan sarana dan prasarana melalui pembangunan atau perbaikan infrastruktur, antara lain bendungan, jaringan irigasi, pengadaan alat pengolah tanah, penyediaan sarana produksi berupa benih unggul dan pupuk melalui Program Subsidi Pupuk dan Subsidi Benih, aplikasi teknologi panen dan pasca panen serta mengoptimalkan pemanfaatan semua sumber daya alam khususnya lahan potensial menjadi lahan produktif .Mengingat akan kemampuan petani yang terbatas dalam kepemilikan modal untuk mengelola usahatanya, maka pemerintah terus berupaya memberikan dana stimulan untuk memotivasi petani dalam berusahatani dengan memberikan subsidi, baik Subsidi Pupuk maupun Subsidi benih. Serta merehabilitai dan membangun infrastruktur pendukung antara lain pembangunan benndungan dan pembangunanjaringan irigasi baik primer, sekunder maupun jaringan tersierSelanjutnya Bupati mengatakan bahwa kabupaten kita tercinta mempunyai potensi sumber daya alam yang memungkinkan terutama potensi lahan basah yang mencapai 114.071 ha dan sudah difungsionalkan sebanyak 749 ha dan masih tersisa 825 ha, dan jika potensi yang ada dapat dimaksimalkan pemanfaatannya, maka hasil pertanian khusus beras dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Flores Timur dan khusus lahan yang sudah dimanfaaatkan tersebut dapat ditingkatkan indeks pertanaman (IP)nya maka predikat kabupaten yang sudah tidak masuk kabupaten tertinggal menjadi kabupaten yang bebas raskin.Melalui icon pemerintah daerah yaitu Gerbang Emas (Gerakan Membangun Eknomi Masyarakat) dengan sektor pertanian sebagai leading sector, diharapkan alokasi anggaran yang dialokasikan tersebut membawa perubahan dalam taraf hidup masyarakat. Percetakan sawah sudah dilakukan, pada tahun 2014 seluas 100 ha di Daerah Irigasi Waigowa, sedangkan tahun 2012 seluas 100 ha di Daerah Irigasi Konga yang tersebar di desa Konga, Kobasoma dan desa Lewolaga.Lebih lanjut Bupati Flores Timur mengatakan, pada moment yang baik hari ini saya bersama Komandan Kodim 1624 Flores Timur akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi dan diharapkan agar pembangunan jaringan dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggungjawab agar dapat berfungsi dengan baik.Ditempat terpisah Komandan KODIM 1624 Flores Timur Letkol Inf Kusni, S.I.P mengatakan bahwa sangat optimis swasembada pangan akan tercapai pada tahun 2017 asalkan senergitas semua stekholders difungsikan secara optimal termasuk pengadaan dan perbaikan sarana-prasarana/infrastruktur pendukung. Lebih lanjut Letkol Kusni mengatakan bahwa dalam kegiatan UPSUS ini, semua jajaran KODIM 1624 akan dilibatkan dan yang berada didepan/dilapangan adalah para Babinsa sebagai mitra kerja penyuluh pertanian yang ada di setiap desa, kita semua harus semangat dan selalu berkoordinasi dan berkonsultasi agar UPSUS ini bisa terwujud sesuai tujuan yang sudah ditetapkan, kata Letkol Kusni mengakhiri pernyataannya (Admin Flores Timur – Frans W. Simboh, S.Pi).