1. Persiapan.• Benih varitas unggul bermutu• Kebutuhan benih 65-75 kg/Ha untuk ukuran biji besar dan 55 – 6- kg/Ha untuk benih ukuran kecil dan sedang..• Penyiapan lahan tanpa olah tanah dengan kedalaman drainase 25 -30 cm setiap 3 – 4 m.• Perlakuan benih dengan pemberian inokulan Rhizobium sebanyak 200-300 gram/50 kg benih.• Jarak tanam 40 x 10, 40 x 15 cm sebanyak 2 biji/ lubang tanaman. 2. Pemupukan.No. Jenis pupuk anorganik Tanpa Jerami/ppk kandang 5 ton jerami/ha 2 ton jerami/ha1. Urea 75 50 252. Sp36 75-100 75 503. Kcl 100 75 75 3. Pemeliharaan. • Pemberian mulsa jerami dengan ketebalan < 10 cm.• Pengairan dilakukan terutama pada awal pertumbuhan umur 15-21 hari,saat berbunga umur 25-35 hari dan saat penisian polong umur 55-70 hari.• Penyiangan dilakukan 2 kali yaitu pada umur 15 hari dan umur 45 hari.• Pada penyiangan I sebaiknya dilakukan pembumbunan tanaman.• Pengendalian gulma sebaiknya dilakukan saat persiapan lahan atau setelah menanam dengan syarat Lubang tanaman ditutup dengan tanah saat menanam.• Pengendalian hama dan penyakit berdasarkan jenis serangan hama dan penyakit dan jenis pestisida yang digunakan sebaiknya berdasarkan petunjuk tehnis PHT. Penggunaan pestisida sintetik sebaiknya dilakukan bila terjadi kelimpahan serangan hama dengan pemilihan jenis pestisida disesuaikan dengan hama sasaran dan yang terdaftar.4. Panen dan Pasca Panen.• Panen sebaiknya dilakukan setelah daun sudah rontok/layu dan polong 95 % berwarna kuning kecoklatan atau coklat kehitaman.• Panen sebaiknya dilakukan saat air embun telah kering dengan memotong pangkal batang dengan sabit.• Hasil panen segera dijemirbeberapa hari kemudian dikupas dengan thresher atau pemukul secara manual.• Butir biji dipisahkan dari kotoran dan sisa kulit polong lalu dijemur kembali hingga kadar air mencapai 10-12 % saat disimpan.• Untuk keperluan benih sebaiknya kadar air 9-10 % lalu disimpan/kemas dalam plastik tebal yang bersih Penulis :Nur AnniPenyuluh Pertanian Kecamatan Parangloe