Loading...

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR DAN APLIKASINYA

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR DAN APLIKASINYA
CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR DAN APLIKASINYAOLeh : Juliana Sarumpaet Dalam bidang pertanian, peranan pupuk sangat lah penting. Pupuk menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan selain perhatian kita terhadap kualitas tanaman, kualitas tanah atau media tanam dan faktor pengairan.Pupuk ini memang telah menjadi ‘menu wajib’ sahabat-sahabat kita, petani. Saking pentingnya nih pupuk, sampai-sampai para petani merasa tidak percaya diri apabila saat bercocok tanam tidak tersedia pupuk yang mencukupi dan memadai, dalam benak beliau-beliau terbayang kegagalan telah siap menghadang saat panen. Kondisi ini makin parah lagi bila ternyata harga pupuk selangit dan menjadi ‘barang langka’.Sejarah pupuk dan aplikasinya dapat dikatakan sama lamanya dengan sejarah pertanian itu sendiri. Mulai dari pupuk dengan bahan baku alami dan tradisional, sampai ke pupuk dengan bahan baku lebih komplek dan diproduksi dengan teknologi modern. Komposisi pupuk dan aplikasinya pun sangat beragam, para pemakai terutama petani harus pandai-pandai dan cermat saat pemilihan dan pemakaian pupuk untuk tanamannya. Namun sangat disayangkan bahwa pengetahuan lebih mendalam mengenai pupuk ini belum begitu dikuasai oleh para petani sehingga mereka tidak mengetahui penggunaan pupuk secara aman, benar dan tepat.Terdapat dua macam tipe pupuk organic cair yang dibuat melalui proses pengomposan Pertama adalah pupuk organic cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organic yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilakukan bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang,pupuk kompos atau campuran semuanya. Pupk organic cair semacam ini karateristiknya tidak beda dengan pupuk organi, padat, hanya saja wujudnya berupa cairan.Pupuk cair tipe ini suspesi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap. Kita tidak bisa menyimpan pupuk tipe ini dalam jangka waktu lama, setelah jadi biasanya harus digunakan. Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menyirampan pupuk pada permukaan tanah disekitar tanaman, tidak disemprotkan ke daun.Kedua adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organic yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organism hidup. Bahan bakunya dari material organic yang belum terkomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam larutan pupuk cair type ini benar-benar berbentuk cair. Jadi larutannya lebih stabil. Bila dibiarkan tidak mengendap,.Oleh karena itu, sifat dan karateristiknya pun berbeda dengan pupuk cair yang dibuat dari pupuk padat yag dilarutkan ke dalam air, tulisan ini bermaksut untuk membahas pupuk organic cair tipe yang kedua.SIFAT DAN KARATERISTIK PUPUKORGANIK CAIRPupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat pada pupuk utama/dasar. Pupuk organic padat akan tersimpan lebih lama dalam media tanam dan bisa menyediakan hara untuk jangka yang panjang sedangkan nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Namun disisi lain lebi mudah dicerna oleh tanaman, Jenis pupuk cair lebih efektif dan efisien jika diaplikasikan pada daun bungan dan batang dibandingkan pada media tanam(kecuali pada metode hodroponik). Pupuk organic Cair bisa berfunfsi sebagai perangsang tumbuh. Terutama tanaman sudah mulai bertunasatau saat perubahan dari fase vegetative ke fase generative unutk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Daun dan Batang bisa menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya .Pemberian pupuk organic Cair lewat daun harus hati-hati. Jaga jangan sampai over dosis, karena bisa mematikan tanaman. Pemberian pupuk daun yang berlebihan juga mengundang hama dan penyakit pada tanaman, jadi ketepatan takaran harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Setiap tanaman mempunyai kapasitas menyerap nutrisi sebagai makannya, secara teoritik, tanaman hanya sanggup untuk menyerap unsure hara yang tersedia dalam tanah tidak lebih dari 2 % per hari. Oleh karena itu pemberian pupuk organik cair pada daun harus diencerkan terlebih dahulu, karena sifatnya sebagai pupuk tambahan, pupuk organic cair sebaiknya kaya akan unsure hara mikro, sementara unsure hara makro dipenuhi oleh pupuk utama lewat tanah, pupuk organic cair harus memberikan unsur hara mikro yang lebih, untuk memdapatkan kandungan hara mikro, bisa dipilah dari bahan baku pupuk. CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR - Siapkan bahan-bahan berikut 1 karung kotoran ayam , setengah karung dedak, 30 kg hijauan ( jerami, debok pisang, daun legiminosa). 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator(EM4), air bersih secukupnya.- Siapkan tong plastic kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk satu meter selang aerator transparan( diameter kira-kira 0,5 cm ) botol plastic bekas agua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerator.-Potong atau Rajang bahan organic yang akan dijadikan bahan baku, Masukkan kedalam tong dan tambahkan air, komposisinya 2 bagian bahan organic, 1 bagian air kemudian aduk-aduk hingga merata.- Larutkan bioaktivator seperti EM 4 dan gula merah 5 Liter air aduk hingga merata, kemudian tambahkan larutan tersebut kedalam tong yang berisi bahan baku pupuk.- Tutup tong dengan rapat, lalu masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang Rekatkan tempat selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.- Pastikan benar-benar rapat, karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob.Fungsi selling adalah untuk menyetabilkan suhu adonan dengan membuang gas yang dihasilkan tampa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.- Tunggu hingga 7 – 10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan, buka penutup tong cium bau adonan, apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sdh matang.- Pisahkan cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Gunakan saringan kain ampas adonan bisa digunakan sebagai pupuk organic padat.- Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastic atau kaca , tutup rapat. Pupuk organic cair telah jadi dansiap digunakan. Apabila dikemas baik pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan. Gambar tempat pembuatan pupuk organic cair PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR Pupuk organic cair diaplikasikan pada daun bunga atau batang . Caranya denganmengencerkan pupuk dengan air bersih terlebih dahulu kemudian di semprotkan pada tanaman, kepekatan pupuik organic cair yang akan disemprotkan tidak boleh dari 2 % .Pada kebanyakan produkpengenceran dilakukan hingga seratus kalinya.Artinya setiap satu liter pupuk diencerkan dengan 100 liter air.