Loading...

CARA MENGETAHUAI KADAR HARA TANAH SAWAH DENGAN PUTS

CARA MENGETAHUAI KADAR HARA TANAH SAWAH DENGAN PUTS
Cara mengetahui kadar hara tanah Sawah dengan PUTS Salah satu factor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman adalah factor kesuburan tanah. Kesuburan tanah erat kaitannya dengan kandungan hara didalamnya. Uji tanah sawah adalah suatu cara yang dilakukan untuk mengetahui kandungan hara dalam tanah, missal untuk mengetahui kadar unsur makro N, P dan K serta pH dalam tanah dengan menggunakan perangkat ujitanah sawah (PUTS). Tanah yang diuji diambil dari tanah sawah setelah panen yang belum diairi. Dengan melakukan uji tanah diharapkan petani bisa mengetahui tingkat kesuburan lahan yang dikelolanya, sehingga pemupukan yang diberikan bisa tepat dosisnya sesuai kadar hara dalam tanah tersebut. Dari hasil uji tanah yang dilakukan oleh gapoktan rukun sawargi Desa Mandirancan diketahui bahwa kadar Nitrogen (N) dalam tanah rendah, kadar Posfor (P) dalam tanah diketahui Sedang dan kadar Kalium (K) Tinggi. Uji selanjutnya adalah mengukur derajat keasaman tanah, dimana sampel tanah yang diuji dengan PUTS menunjukan bahwa di Mandirancan sebagian besar dalam kondisi agak masam. Ini dapat disebabkan beberapa hal antara lain : Penggunaan pupuk yang berlebihan Lahan sawah yang tergenang air terus menerus Penggunaan pupuk organic yang belum terpermentasi sempurna Setelah diketahui kadar unsur hara N, P dan K diatas maka dosis anjuran berdasarkan hasil uji dengan PUTS adalah dosis N=115 kg /Ha atau setara dengan Urea 250 Kg/Ha, dosis P =75 kg SP-36/Ha sedangkan dosis K = 50 kg KCL /Ha. Serta lakukan pemberian kapur sebelum pengolahan tanah kedua untuk menetralkan pH nya agar pertumbuhan dan hasil tanaman dapat maksimal. Penulis : Ummu Hajah Penyuluh Pertanian UPTD Pertanian Mandirancan