Loading...

CARA PEMBIBITAN KAKAO SECARA GENERATIF

CARA PEMBIBITAN KAKAO SECARA GENERATIF
CARA PEMBIBITAN KAKAO SECARA GENERATIFOleh : Maorina Ernawati Sitompul Tanaman kakao dapat diperbanyak secara generatif dan vegetatif. Namun secara umum, pembibitan kakao secara generatif lebih sering dilakukan para petani. Mungkin karena dirasa lebih praktis. Teknik generatif lebih praktis karena benih bisa disimpan dalam waktu lama. Hanya saja, dengan teknik ini sifat-sifat tanaman belum tentu seragam dan bisa saja berlainan dengan tanaman induknya.Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan dalam pembibitan kakao menggunakan teknik perbanyakan generatif. Tahapan-tahapan tersebut antara lain penyiapan benih tanaman, penyiapan tempat pembibitan kakao, penyemaian, penyiapan media tanam, pemindahan kecambah dan pemeliharaan bibit. Adapun cara pembibitan kakao secara generatif dapat melalui beberapa langkah yaitu :1. Menyiapkan tempat pembibitanPembibitan dapat dilakukan dengan cara menyiapkan bedengan dan polybaga. Bedengan Jika menggunakan bedengan kita harus memperhatikan arah yang mengarah ke utarasampai selatan dengan ukuran lebar 1 meter dan maksimal 7 meter. Pilihlah tempat yang memenuhi sayarat seperti dekat dengan sumber air, aman dari gangguan dan kondisi lahan rata dan terjangkau. Cangkul tanah sedalam 25 -30 cm dan gemburkan hingga halus dan rata. Tambahkan pasir gununh dengan tebal 5 cm diatas tanah dan ratakan kembali , kemudian berikan naungan yang terbuat dari alang- alang, daun salak yang tinggi tiang barat 1,2 m dan dari timur 1,5m.b. Polybag Jika menggunakan polybag yang harus kita perhatikan yang harus kita lakukan adalah Sesudah benih kakao berkecambah, benih mesti selekasnya dipindahkan ke polibag. Polibag yang dipakai yaitu polibag yang memiliki ukuran 20 cm x 30 cm dengan tidak tipis 0, 08 mm. Polibag itu lalu berisi media tanam berbentuk kombinasi tanah top soil, pupuk kandang, serta pasir yang sudah diayak dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Pengisian media tanam dikerjakan sampai 1-2 cm dari pinggir batas atas polibag.Polibag-polibag yang telah terisi media tanam lalu disusun dibawah naungan yang telah disediakan. Naungan pembibitan polibag sama dengan naungan persemaian. Polibag disusun dengan pola segitiga sama segi dengan jarak 60 x 60 x 60 cm. Polibag yang telah tersusun rapi lalu disiram air sampai jemu. Penyemaian benih kakaoSesudah benih serta bedengan persemaian siap, bagian pembibitan setelah itu yaitu lakukan pembersihan dengan menggunakan abu gosok . Benih-benih kakao yang bakal disemai terlebih dulu di rendam dalam larutan formalin 2, 5% sepanjang 10 menit supaya jamur tak tumbuh.Benih lalu ditempatkan di susunan pasir dengan posisi sisi yang rata menghadap ke bawah. Benih ditekan ke susunan pasir hingga kurang lebih sepertiga sisi benih tenggelam dalam media pasir. Benih disemai dengan cara berjajar dengan jarak 2, 5 x 5 cm. Sesudah benih usai disemai, bedengan lalu disiram dengan air untuk lalu ditutup dengan daun alang-alang kering yang telah di celupkan ke larutan fungisida. Semaian benih disiram tiap-tiap untuk serta sore serta sesudah 4-5 hari di persemaian, benih kakao bakal mulai berkecambah serta mesti selekasnya dipindahkan ke pembibitan polibag.