Penyakit yang menyerang tanaman padi salah satunya yaitu penyakit kresek atau hawar daun bakteri ( bacterial leaf blight/BLB). Manfaat corynebacterium salah satunya adalah untuk mengendalikan penyakit kresek atau hawar daun bakteri. Corynebacterium adalah agens hayati dari jenis bakteri yang diperoleh secara alami, diisolasi dari daun padi yang sehat diantara daun padi yang sakit (terserang penyakit kresek/BLB). Manfaat corynebacterium untuk mengendalikan penyakit kresek yang dapat menimbulkan kerugian bagi petani baik secara kualitas maupun kuantitas. Agen antagonis (agen hayati) corynebacterium ini telah terbukti efektif dalam mengendalikan penyakit hawar daun bakteri dan telah dikembangkan oleh Balai Besar Peramalan OPT Jatisari-Karawang sebagai perintis yang mengeksplorasi, mengkaji dan memasyarakatkan sampai menyebar keberbagai daerah di Indonesia. Manfaat corynebacterium selain untuk pengendalian penyakit juga tidak mencemari lingkungan dan tidak membunuh musuh alami dari hama padi.Berikut Cara Perbanyakan corynebacterium :a.Alat dan Bahanalat fermentasi sederhana / FSS yang terdiri dari :-slang plastik kecil-sambungan slang berbentuk L-botol plastik (botol aqua, dan lain-lain)-jerigen putih ( 20 liter )-lilin atau malam-panci-kompor-baskom plastik-serok-jarum ose ( kawat steril)Bahan-bahan terdiri dari :-kentang ( 4 kg)-gula pasir (250 gram )-air bersih/aqua isi ulang (19 liter)-bibit/isolat corynebacterium ( 4 tabung)b.Cara MembuatCara membuat ekstrak cair kentang gula ( EKG )-Pilih kentang yang berkualitas baik, kupas kulitnya lalu dicuci bersih dan tiriskan-Panci diisi 4 liter air bersih-Kentang diiris-iris tipis dan kecil-kecil kemudian dimasukan ke dalam panci-Rebus kentang sampai empuk (terasa hambar tapi tidak hancur,sekali-kali diaduk)-Air rebusan disaring dan diambil ekstraknya-Tambahkan gula pasir ke dalam air rebusan (ekstrak kentang,lalu dipanaskan sampai mendidih. -Maka larutan menjadi media cair EKG-Media cair EKG didinginkan sampai hangat kuku dan dimasukan kedalam jerigen Cara perbanyakanPerbanyakan dengan cara mengisolasi bibit/biang corynebacterium pada media cair Ekstrak Kentang Gula (EKG) lalu diinkubasi selama 10-15 hari dengan alat FSS.