Kembang kol merupakan tumbuhan yang termasuk dalam spesies Brassica oleracea. Sayuran ini memiliki komposisi yang mirip dengan brokoli. Bedanya, kembang kol memiliki kepala bunga yang berwarna putih, banyak, teratur dan padat. Sayuran ini berasal dari Mediterania yang memiliki iklim subtropis hingga akhirnya menyebar ke berbagai belahan dunia lainnya termasuk Indonesia. Tanaman ini masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang India yang datang ke Indonesia. Kembang kol di Indonesia dikenal pula dengan nama kubis bunga atau blum kol. Budidaya kembang kol akan memperoleh hasil yang maksimal jika ditanam pada tanah lempung, akan tetapi tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang berpasir atau liat berpasir. Kembang kol dapat ditanam dalam polibag dengan teknik budidaya yang tepat dan benar. Persyaratan Benih dan Media Tanam Persyaratan utama menanam kembang kol dalam polibag adalah pemilihan media dan nutrisi yang pas bagi tanaman. Syarat-syarat yang dibutuhkan agar kembang kol dapat tumbuh dengan baik dalam polibag yaitu benih kembang kol tidak luka atau tidak cacat, benih harus bersih dari kotoran, bebas hama dan penyakit, benih diambil dari jenis yang unggul dan sehat, ciri benih yang baik yaitu akan tenggelam jika direndam dalam air, kembang kol lebih menyukai media tanam lempung berpasir dibandingkan tanah liat, karena tanah yang berpasir mampu menahan akar dan tanah harus subur dan mengandung banyak bahan organik. Langkah-langkah menanam kembang kol dalam polibag Langkah praktis dan mudah menanam kembang kol yaitu siapkan tray semai atau polibag berukuran kecil untuk penyemaian, campur tanah dengan pupuk kompos secara merata dan masukkan kedalam polibag kecil, tanamlah benih yang kualitasnya baik ke dalam polybag kecil dengan kedalaman 0,5 cm, letakkan di tempat yang terkena sinar matahari namun tidak terkena hujan dan siramlah setiap hari pada pagi dan sore hari, bibit dapat dipindahkan ke polybag yang lebih besar jika telah memiliki 3-4 helai daun atau kira-kira berumur satu bulan, saat proses pemindahan wadah dari polybag kecil ke polybag yang berukuran lebih besar jangan sampai merusak akar, dengan caranya tekan media tanam agar bibit lebih menyatu. Balik posisi tanaman, tahan dengan tangan agar media tanam tidak tumpah. Tarik polibag kecil agar terlepas dari media tanam. Satu bibit ditanam dalam lubang tanam dan segera disiram, tetap letakkan ditempat semula selama seminggu agar tanaman dapat beradaptasi dengan media tanam baru, berilah pupuk kompos atau pupuk kandang (bokhasi) secara merata tiga hari berturut-turut setelah tanam, selanjutnya seminggu sekali. Jangan lupa siram secara teratur Masa Panen Panen kembang kol dilakukan saat massa bunga mencapai ukuran maksimal dan mampat atau umur tanaman 50 sampai 95 hari setelah masa tanam. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari dengan memotong tangkai bunga bersama sebagian batang dan daunnya. Penulis : Arofah Herani Astutik, SPAdmin BPP Sampang : Moh. Salim, SP