CARA SEDERHANA PEMBUATAN BOKASHI JERAMI Pertanian organik di masa sekarang sedang menjadi tren di dunia pertanian. Hal ini dikarenakan sadarnya banyak kalangan yang peduli terhadap lingkungan dan kesehatan. Sebuah keputusan yang bijak jika para petani mau memanfaatkan jerami dengan mengembalikannya ke lahan pertanian dengan tidak membakar jeraminya lagi. Berarti para petani telah ikut serta dalam rangka mengurangi polusi udara, pemanasan global, pelestarian lingkungan dan menigkatan kesuburan tanah yang keadaanya semakin rusak akibat penggunaan pupuk kimia. Banyak cara untuk memamfaatkan limbah pertanian uintuk menjadi pupuk kompos, salah satunya adalah dengan pemanfaatan jerami menjadi kompos/ bokashi jerami, adapun langkah – langkah pembuatan bokashi jerami adalah sebagai berikut : Bahan – bahan- Jerami : 200 Kg ( di potong – potong kecil/ lebih kurang 5 – 10 Cm )- Dedak : 10 Kg- Gula/ Molase : 10 Sendok makan- EM 4 : 200 ml- Air : 20 l Alat – alat- Karung Goni/ Plastik warna hitam/ terpal- Ember- Gembor- Cangkul/ sekop Cara Pembuatan Jerami + dedak + sekam padi yang telah dipersiapkan tadi dicampur hingga merata menjadi adonan, selanjutnya gula/ molase + EM 4 + air di campur dan di aduk hingga merata. Selanjutnya larutan Molase,EM4 dan air yang telah diaduk tadi disiramkan perlahan – lahan ke adonan jerami, kandungan air yang diinginkan di dalam jerami tidak terlalu basah dan juga tidak terlalu krering, hal ini dapat di uji dengan menggemgam bahan jerami, ditandai dengan tidak menetesnmya air bila di genggam dan akan mekar kembali bila genggaman dilepaskan. Bahan – bahan yang telah dicampur tersebut di letakkan di atas tempat kering atau juga dapat di masukkan ke dalam karung. Bila di letakkan di lantai tanah , sebaiknya bahan di beri alas karung dan ditumpuk secara teratur. Tumpukan bahan umumnya 15 – 20 Cm. Selanjutnya tumpukan bahan ditutup dengan karung/ plastik warna hitam. Suhu tumpukan bahan harus dipertahankan berkisar antara 40 – 50 ?C , dan sebaiknya di cek setiap 5 jam sekali ( Minimal 1 X sehari ). Bila suhunya tinggi di atas 50 ?C maka penutup bahan adonan dibuka dan bahan adonan di bolak balik dan didiamkan sebentar agar suhu turun, lalu ditutup kembali. Demikian seterusnya Proses permentasi ini berlangsung sekitar 4 – 7 hari, setelah bahan menjadi bokshi, karung dapat dibuka. Pembuatan bokashi dikatakan berhasil ini dapat dicirikan dengan warna hitam, gembur, tidak panas dan tidak berbau, dalam kondisi ini bokashi telah dapat digunakan sebagai pupuk. Catatan : Jika bokashi ingin disimpan ( tidak langsung digunakan ), maka bokashi harus dikeringkan terlebih dahulu dengan cara mengangin-anginkan di atas lantai hingga kering. Setelah kering bokashi dapat dikemas di dalam kantung plastik. Buku pegangan : panduan pembuatan pupuk organik PenulisMardiana