Loading...

CARA SEDERHANA SELEKSI BENIH PADI DENGAN LARUTAN AIR GARAM

CARA SEDERHANA SELEKSI BENIH PADI DENGAN LARUTAN AIR GARAM
Peningkatan produktifitas padi dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor penentu keberhasilan meningkatnya produktifitas pada budidaya tanaman padi sawah adalah tersedianya benih yang berkualitas baik, karena syarat utama tanaman dapat tumbuh, berkembang dan berproduksi dengan baik adalah di awali dari benih, kualitas benih yang baik pasti akan menghasilkan bibit yang baik. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mendapatkan bibit yang baik yaitu dengan seleksi benih padi dengan larutan air garam. Berikut alat dan bahan yang digunakan serta cara melakukannya. ALAT DAN BAHAN : 1. Bekas Ember Cat plastik ukuran 20 liter2. Bak plastik untuk wadah pembilasan3. Penyaring benih4. kayu pengaduk5. Garam kasar 3kg6. Air bersih kurang lebih 15 liter7. Benih padi 10kg8. Telur Ayam.9. Timbangan duduk CARA:1. Siapkan Ember atau bak plastik lalu masukan 15 liter air bersih kedalam ember.2. Masukkan telur ayam kedalam air guna memastikan air benar-benar netral, jika telur tenggelam didasar air berarti air netral.3. Masukkan 3 kg garam kedalam Air aduk aduk sampai garam benar benar larut, cemplungkan kembali telur kedalam air larutan garam, jika telur mengapung kepermukaan air itu menandakan larutan sudah siap untuk penyeleksian benih padi, namun jika telur belum mengapung kepermukaan air tambahkan lagi garam sampai telur benar-benar mengapung kepermukaan air. Jika larutan garam sudah siap, ambil telur, lalu langsung pada proses seleksi.4. Masukkan semua benih padi pada larutan air garam, aduk aduk secara perlahan, lalu diam kan beberapa saat guna memastikan benih yang mengapung dan benih yang tenggelam.5. Ambil benih atau buang benih yang mengapung, benih yang mengapung menandakan benih yang kurang baik, lalu aduk aduk kembali untuk memastikan ada atau tidak benih yang mengapung ke permukaan jika masih ada yang mengapung buang kembali benih yang mengapung.6. Buang air larutan garam perlahan-lahan, hati-hati jangan sampai benih yang sudah di seleksi ikut terbuang, langkah berikut nya bilas benih dengan air bersih selama 3 kali pembilasan.7. Rendam benih pada air bersih dan diamkan selama 24 jam, 8. Buang air lalu tiriskan benih dan tempatkan pada ember atau karung yang sudah dilapisi kain basah, lalu tutup diamkan selama 48 jam perhatikan kelembapannya guna proses perkecambahan berlangsung baik, jika kain penutup kering segera dicipratkan air bersih sampai keaadaan lembab. Selamat mencoba semoga produktifitas padi semakin meningkat Disajikan olehKrisna Yusuf, S.P.PPL Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus