Loading...

DEMPLOT 14 VARIETAS PADI

DEMPLOT 14 VARIETAS PADI
BP3K Mattiro Bulu. Balai Penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan (BP3K) Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulsel melakukan terobosan dalam pelaksanaan demonstrasi plot (demplot). Jika selama ini, demplot dilakukan dengan varietas yang terbatas. Kali ini tidak tangung-tangung, demplot dilakukan dengan 14 varietas padi sekaligus. Memanfaatkan lahan percontohan seluas 20 are yang terletak di halaman balai. Koordinator Penyuluh BP3K Mattiro Bulu, Sudirman yang ditemui di ruang kerjanya menyampaikan "Demplot ini bertujuan untuk memperkenalkan ragam varietas padi kepada pelaku utama". Menurut Sudirman, penyuluhan tentang varietas unggul baru (VUB) sudah sering dilakukan, namun masih terbatas pada spesifikasi varietas. Sehingga keberadaan demplot ini diharapkan, pelaku utama dapat melihat secara langsung. Keenam belas varietas tersebut terdiri dari padi hibrida dan inbrida. Selain itu juga terdapat keragaman varietas dalam hal kesesuaian lahan yaitu inpari, inpara dan inpago. Benih ditanam dengan sistem tanam benih langsung yang dilakukan secara manual oleh peserta on the job training (OJT) pada tanggal 28 april 2015. Sistem tanam yang digunakan adalah legowo 2:1. Setiap varietas terdiri dari enam sampai delapan baris. Ditanam secara berturutturut Hibrida Pioner, Ciherang, Ciliwung, Banyuasin, Inpari 4, Mekongga, Inpari 7, Membramo, Situbagendit, IR-64, Inpari 21, Inpari 30, Inpari 31, dan Inpari 24. Meski berbeda varietas, namun dilakukan perlakuan yang sama, baik pemupukan maupun pengaturan air. Dalam perkembangannya, terdapat dikotomi yang jelas antar varietas. Hal itu terlihat dari perbedaan jumlah anakan, tinggi batang, jumlah bulir, ketahanan terhadap hama penyakit, dan sebagainya. Pada demplot varietas ini sendiri telah dilakukan panen secara serentak pada hari senin 03 agustus 2015. Sudirman berharap demplot ini dapat menambah pengetahuan kepada para penyuluh pertanian dalam mengidentifikasi berbagai varietas yang tersebar di tingkat lapang. Melihat keberhasilan dan antusias para pelaku utama yang banyak berkunjung ke demplot varietas, Sudirman berencana melakukannya lagi pada musim tanam oktober-maret 2014-2015. "Tentunya dengan varietas yang semakin banyak dan beragam" tutupnya. (Irsyam Syam)