Loading...

Diklat Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumba Barat

Diklat Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumba Barat
Kinerja penyuluh pertanian Kabupaten Sumba Barat menjadi salah satu faktor penentu dalam peningkatan hasil Produksi pertanian di Kabupaten Sumba Barat. Oleh karena penyuluh merupakan inisiator yang selalu memberi gagasan atau ide-ide baru, penyuluh sebagai fasilitator yang memberikan kemudahan atau jalan keluar bagi petani untuk memajukan usahatani, sebagai motivator yang membuat petani tahu, mau dan mampu, serta penyuluh juga sebagai guru dan pembimbing petani yang senantiasa mengajar dan melatih petani. Dan karena itu, untuk meningkatkan kapasitas penyuluh pertanian, maka Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan melalui Bidang Ketenagaan dan Kelembagaan Penyuluhan Pertanian menyelenggarakan Diklat peningkatan kapasitas penyuluh pertanian pada hari rabu tanggal 19 Oktober 2016 s/d pada hari jumat taggl 21 – 10 – 2016.Kepala BP3KP membuka kegiatan diklat peningkatan kapasitas Penyuluh Pertanian didampingi oleh kepala bidang ketenagaan dan kelembagaan penyuluh pertanian. Kegiatan ini diikuti oleh 40 penyuluh dari 8 BPP kecamatan, baik penyuluh PNS, Penyuluh THL maupun penyuluh kontrak daerah. Adapun materi yang disampaikan adalah Kebijakan program Penyuluhan Pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Sumba Barat oleh Bapak Melkianus L. U. Lage, SE, Penilaain kelas kemampuan oleh Bapak Supratin, SPKP, budaya kerja penyuluh, inovasi pemupukan padi sawah dan lahan kering, perangkat uji tanah kering dan perangkat uji tanah sawah oleh Bapak Yeremias Bombo, materi teknologi pakan ternak dan pengelolaaan hara spesifik lokasi oleh Bapak Philipus Rido Dida, A.Md, materi Identifikasi Potensi Wilayah RUK, RKK, RKPD dan KRTPP oleh Bapak Agustinus E. Jaha SH