Loading...

DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN PROVINSI BALI GANDENG TNI SUKSESKAN PERCEPATAN SWASEMBADA PANGAN

DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN PROVINSI BALI GANDENG TNI SUKSESKAN PERCEPATAN SWASEMBADA PANGAN
Dalam rangka percepatan pencapaian swasembada pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali mengundang Jajaran Kodam IX Udayana bersama Kodim se Bali serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se Bali dalam pertemuan koordinasi dan sosialisasi program yang dilaksanakan pada tanggal 2 Januari 2015 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali. Menurut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali, Ir. Ida Bagus Wisnuardhana, M.Si, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan Nota Kesepahaman antara Menteri Pertanian dengan Panglima TNI Nomor : 03/MoU/PP.310/M/4/2012 dan Nomor : NK/9/IV/2012, dimana telah disepakati bahwa TNI mendukung sepenuhnya program peningkatan dan percepatan swasembada pangan nasional. Lebih lanjut ditambahkan bahwa secara nasional pemerintah telah mencanangkan pencapaian swasembada pangan, terutama padi, jagung, kedelai dan daging dalam waktu 3 tahun, yakni pada Tahun 2017. Hal ini diwujudkan dengan memfokuskan program pembangunan pertanian mulai Tahun 2015 melalui pengembangan infrastruktur irigasi, penyediaan sarana produksi sesuai kebutuhan dan terjangkau, penyediaan alsin pertanian, mengintensifkan pembinaan dan pendampingan petani. Untuk mengaktualisasikan nota kesepahaman tersebut di lapangan, maka Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali menggandeng jajaran Kodam IX Udayana dan Kodim se Bali untuk bersama-sama mensukseskan program tersebut. Kerjasama ini secara efektif dilaksanakan mulai Januari 2015 ini dengan berbagai persiapan, seperti rapat koordinasi, pembekalan teknis dan kegiatan lainnya. Asisten Teritorial Kodam IX Udayana, Letkol Inf. A. Yudi Hartono, S.Sos yang hadir pada pertemuan koordinasi tersebut menegaskan bahwa jajaran Kodam IX Udayana siap mengawal program percepatan swasembada pangan tersebut dengan mengerahkan seluruh jajaran dengan berbagai fasilitas dan kemampuan yang dimiliki untuk membantu pengembangan infrastruktur pertanian, mobilisasi peralatan mesin pertanian, gerakan massal pengendalian OPT, antisipasi dampak perubahan iklim, pengawasan distribusi sarana produksi pertanian termasuk dalam pendampingan serta pembinaan teknis lapangan dengan mengerahkan seluruh Babinsa (Bintara Pembina Desa) yang tersebar di seluruh desa. Disamping itu jajaran TNI khususnya Babinsa juga siap mengawal pelaksanaan program SIMANTRI (Sistem Pertanian Terintegrasi) yang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Bali.Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa untuk komoditas padi, produktivitas padi di Bali cukup menggembirakan dan telah mencapai 58,66 Kw/Ha GKG di atas rata-rata nasional, dengan intensitas pertanaman 179,90%, sehingga upaya peningkatan produksi lebih difokuskan kepada optimasi pemanfaatan lahan sawah dan peningkatan mutu intensifikasi disamping upaya-upaya menekan tingkat kehilangan hasil baik akibat serangan OPT, dampak perubahan iklim maupun susut panen dan pasca panen. Melalui kegiatan optimasi lahan diharapkan terjadi peningkatan produksi 10%. Disamping itu dengan kerjasama dan keterlibatan jajaran Kodam IX Udayana dalam bersama-sama mengawal pembangunan pertanian diharapkan pembangunan pertanian di Bali semakin baik. Oleh Ir. I Made Oka Parwata, M.MA (PP. Madya Distan TP. Prov. Bali)