Loading...

DUKUNG PERCEPATAN SWASEMBADA PANGAN DISTAN BALI BERSAMA TNI CANANGKAN GERAKAN PERBAIKAN JARINGAN IRIGASI

DUKUNG PERCEPATAN SWASEMBADA PANGAN DISTAN BALI BERSAMA TNI CANANGKAN GERAKAN PERBAIKAN JARINGAN IRIGASI
Pemerintah telah menetapkan target tercapainya swasembada pangan pada Tahun 2017. Hal ini diwujudkan pemerintah dengan memfokuskan program pembangunan pertanian mulai Tahun 2015 melalui pengembangan infrastruktur irigasi, penyediaan sarana produksi sesuai kebutuhan dan terjangkau, penyediaan alsin pertanian, mengintensifkan pembinaan dan pendampingan petani. Dalam upaya mewujudkan sasaran tersebut, Kementerian Pertanian bersama TNI telah sepakat untuk bergandengan tangan bahu - membahu untuk mensukseskan program tersebut yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman antara Menteri Pertanian dengan Panglima TNI Nomor : 03/MoU/PP.310/M/4/2012 dan Nomor : NK/9/IV/2012, dimana telah disepakati bahwa TNI mendukung sepenuhnya program peningkatan dan percepatan swasembada pangan nasional. Di daerah MOU tersebut ditindaklanjuti secara berjenjang melalui penandatangan MOU antara pemerintah daerah dengan institusi TNI di daerah yang segera dilanjutkan dengan berbagai aksi nyata di lapangan.Di Daerah Bali dengan keterbatasan yang nyata terhadap luas areal sawah, maka focus upaya peningkatan produksi padi dilakukan melalui upaya peningkatan mutu intensifikasi dalam bentuk Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT), Optimasi Lahan untuk meningkatkan indeks pertanaman serta Perbaikan Jaringan Irigasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Ir. Ida Bagus Wisnuardhana, M.Si, pada acara "Pencanangan Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi Dalam Rangka Swasembada Pangan di Subak Ayung, Desa Buduk, Kec. Mengwi – Badung". Acara pencanangan perbaikan irigasi diikuti oleh jajaran Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Badung, Jajaran TNI dari Korem 163 Wirasatya, Kodim 1611 Badung, aparat Desa serta anggota Subak Ayung. Pencanangan ditandai dengan pemasangan batako pada jaringan irigasi subak yang akan diperbaiki oleh Komandan Kodim 1611 Badung Letkol Inf. Tedy Aprianto, diikuti oleh Kadis Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali dan Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Badung. Kabupaten Badung pada Tahun 2015 ini memperoleh alokasi anggaran dari APBN untuk perbaikan jaringan irigasi seluas 2.500 Ha dan Optimasi Lahan seluas 600 Ha yang tersebar di beberapa subak, sedangkan untuk subak-subak yang lain akan dialokasikan melalui APBD II Kabupaten Badung, sebagaimana disampaikan Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Badung Ir. I G A K. Sudaratmaja, MS. Lebih lanjut dikatakan bahwa Kabupaten Badung dalam upaya mensukseskan program swasembada pangan tersebut telah mengambil langkah-langkah nyata melalui kegiatan bimbingan teknis/pembekalaan kepada jajaran TNI tentang teknis pertanian dan mengistilahkan kegiatan tersebut dengan "Serbuan Teritorial" mensukseskan swasemdaba pangan.Komandan Kodim 1611 Badung, Letkol Inf. Tedy Aprianto dalam sambutan pengarahannya menegaskan kembali tekad jajaran TNI untuk bersama-sama jajaran pertanian mensukseskan upaya percepatan swasembada pangan, bahkan jajaran TNI sendiri bertekad untuk tercapainya swasembada dalam 2 tahun ke depan. Hal ini semata-mata untuk menghindari ketergantungan Negara pada pangan impor sekaligus sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan menuju kemandirian dan kedaulatan pangan sehingga pada akhirnya terwujud ketahanan nasional. Pada sesi akhir acara, Kadis Pertanian Tanaman Pangan Prov. Bali, Komandan Kodim 1611 Badung serta Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Badung menyatakan bahwa setelah acara pencanangan ini akan segera diikuti dengan gerakan-gerakan nyata di lapangan sehingga berharap dan yakin bahwa dengan dukungan dan kerjasama masyarakat bersama TNI target peningkatan produksi pangan sebesar 5% dan program swasembada pangan dapat tercapai. Oleh Ir. I Made Oka Parwata, M.MA (PP. Madya Distan TP. Prov. Bali)